Himpun Dana di Pasar Modal Masih Tinggi, OJK: Tekanan Pasar Keuangan Global Mulai Berdampak

- Jumat, 4 November 2022 | 13:44 WIB
Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, dalam konferensi pers RDK OJK Bulan Oktober (Sumber: Tangkap Layar YouTube/Jasa Keuangan)
Ketua Dewan Komisioner OJK, Mahendra Siregar, dalam konferensi pers RDK OJK Bulan Oktober (Sumber: Tangkap Layar YouTube/Jasa Keuangan)

JAKARTA,suaramerdeka.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menyatakan, minat perusahaan untuk menghimpun dana di pasar modal masih tinggi.

Tingginya minta tersebut dapat terlihat dari banyaknya perusahaan yang sudah mengantri untuk melakukan penawaran umum di pasar modal.

Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal OJK Inarno Djajadi mengatakan, sampai dengan 25 Oktober terdapat 99 rencana penawaran umum, dengan nilai sebesar Rp 83,82 triliun.

Baca Juga: Setelah 19 Tahun Akhirnya Terbongkar, Maia dan Pinkan Klarifikasi Pecahnya Ratu, Ternyata Ini Penyebabnya

Dari total rencana penawaran tersebut, 61 di antaranya merupakan rencana penawaran umum (IPO) oleh emiten baru, dengan nilai sebesar Rp 27,58 triliun.

"Minat untuk penghimpunan dana di pasar modal masih terjaga tinggi," ujarnya, dalam konferensi pers Hasil Rapat Dewan Komisioner OJK Bulan Oktober. Dikutip tim suaramerdeka.com dari laman YouTube Jasa Keuangan. Jumat, 4 November 2022.

Penawaran Umum Antre di BEI Selain IPO, juga terdapat 22 rencana penawaran umum terbatas (PUT) dengan nilai mencapai Rp 37,20 triliun.

Baca Juga: Konser ‘Neo City Jakarta: The Link’: NCT 127 Siap Goncang Indonesia 2 Hari Beruntun!

Kemudian, terdapat 6 rencana penawaran umum efek bersifat utang dan/atau sukuk (EBUS) dengan nilai sebesar Rp 6,30 triliun, serta 11 penawaran umum berkelanjutan EBUS (PUB EBUS) tahap I, II, dan seterusnya senilai Rp 12,24 triliun.

Kemudian terpantau hingga 25 Oktober kemarin, OJK mencatat realisasi penghimpunan dana melalui pasar modal telah mencapai Rp 190,89 triliun.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X