Selain Mark Zuckerberg, Beberapa Miliarder Teknologi Ini Kini Tidak Setajir Dulu, Ini Penyebabnya

- Selasa, 1 November 2022 | 16:53 WIB
CEO Meta, Mark Zuckerberg/AFP
CEO Meta, Mark Zuckerberg/AFP

JAKARTA,suramerdeka.com - Baru-baru ini, diberitakan oleh bloomberg.com bahwa sebanyak 20 miliarder harus bersabar.

Karena kekayaan bersih (net worth) para miliarder ini menguap triliunan rupiah sepanjang 2022 ini.

Para miliarder tersebut merupakan bos-bos perusahaan teknologi raksasa,

Sebut saja seperti: CEO Tesla sekligus pemilik Twitter Elon Musk, pendiri Amazon Jeff Bezos, pendiri Microsoft Bill Gates, hingga CEO Meta Mark Zuckerberg.

Baca Juga: Temukan Identitas Haters, Dewi Perssik Laporkan 3 Akun Atas Pencemaran Nama Baik dan Pelanggaran UU ITE

Seperti yang dilansir tim suaramerdeka.com dari laman The Wall Street Journal, ada beberapa faktor yang ikut andil dalam menguapnya kekayaan miliarder di industri teknologi ini.

Faktor penurunan kekayaan para miliarder ini mulai dari perlambatan ekonomi Amerika Serikat karena kenaikan suku bunga acuan The Fed.

Kekhawatiran akan potensi resesi di AS, serta tiga indeks saham terbesar di bursa saham AS Wall Street yang turun.

Karena itu, pergerakan harga saham perusahaan mereka bakal dapat berdampak besar pada volume kekayaan.

Dari banyak miliarder di industri teknologi, Mark Zuckerberg menjadi orang yang paling banyak kehilangan kekayaan bersihnya.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X