Harga Minyak Bumi Dunia Alami Kenaikan Hampir 3 Persen di Tengah Pelemahan Dolar AS

- Kamis, 27 Oktober 2022 | 07:33 WIB
Ilustrasi penambangan minyak lepas pantai (Sumber: pixabay.com/keridjackson)
Ilustrasi penambangan minyak lepas pantai (Sumber: pixabay.com/keridjackson)

SUARAMERDEKA.COM - Harga minyak naik hampir 3 persen, lonjakan itu terjadi didukung oleh rekor ekspor minyak mentah AS.

Ini diprakarsai penyulingan negara itu beroperasi pada tingkat yang lebih tinggi dari biasanya dalam sepanjang tahun ini.

Di sisi lain, pelemahan dolar AS turut jadi dukungan.

Baca Juga: Joss, Harga Komoditi Sembako Gula Konsumsi, Minyak Goreng Kemasan Sederhana, dan Telur Ayam Ras Naik Tipis

Sebab kekuatan greenback akhir-akhir ini telah menjadi faktor utama sebagai penghambat kenaikan pasar minyak.

Sebagai info, minyak mentah berjangka Brent ditutup naik US$ 2,17 (2,3 persen) menjadi US$ 95,69 per barel.

Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS naik US$ 2,59 (3 persen) menjadi US$ 87,91.

Baca Juga: Update Harga Komoditi Sembako Beras Medium, 26 Oktober 2022, di Jateng Naik Secara Signifikan

Dolar AS menjadikan minyak lebih murah untuk pemegang mata uang lain.

Greenback lebih kuat dari mata uang asing utama lainnya karena Federal Reserve AS agresif menaikkan suku bunga.

Saat ini, stok minyak mentah AS naik 2,6 juta barel pekan lalu.

Berdasar data mingguan pemerintah, lebih dari yang diantisipasi.

Baca Juga: Update Harga Komiditi Sembako Beras Premium, 26 Oktober 2022, Kalsel Capai Harga Tertinggi

Tetapi itu lebih rendah dari angka industri, menunjukkan peningkatan 4,5 juta barel.

Ekspor minyak mentah naik menjadi 5,1 juta barel per hari, terbesar yang pernah ada.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Dinkop Nyatakan Koperasi Tekad UPGRIS Kategori Sehat!

Jumat, 3 Februari 2023 | 16:19 WIB
X