Pasca Wabah PMK, Swasta Diminta Bantu Peternak Sapi Perah

- Senin, 24 Oktober 2022 | 17:08 WIB
Aktivitas di salah satu peternakan sapi perah. (suaramerdeka.com/dok)
Aktivitas di salah satu peternakan sapi perah. (suaramerdeka.com/dok)

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Peternak sapi perah masih memerlukan dukungan serius untuk bangkit pasca mewabahnya Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

Alih-alih merasakan manisnya produksi susu, peternak masih harus memutar otak, agar ternak mereka segera pulih pasca serangan PMK.

"Bisa diibaratkan, peternak sapi perah saat ini masih menangis di sudut kandang ternak mereka. Bukan hanya yang ternaknya mati, yang sapi perahnya bertahan hidup pun sama pahitnya," kata Guru Besar Fak Peternakan UGM, Prof Dr Ir Ali Agus, DAA., DEA, terkait nasib peternak sapi khususnya sapi perah pasca meluasnya kasus PMK di Indonesia, tidak terkecuali di Yogyakarta.

Baca Juga: Kritikan Media Inggris atas Kunjungan Presiden FIFA Gianni Infantino ke Indonesia: Tuli dan Tidak Punya Empati

Kendati penularan PMK sudah mulai terkendali, bukan berarti persoalan terkait dengan wabah PMK selesai.

Upaya pemulihan dari aspek ekonomi peternak justru lebih sulit.

sapi perah yang selamat dari kematian, sampai saat ini belum bisa berproduksi dengan normal.

Baca Juga: Gaya Selangit, Pamer Sana-sini Eh Ternyata Dia Orang Kaya Palsu! Cek Dulu Nih 5 Ciri-ciri Fake Rich

Akibatnya, peternak harus menanggung pengeluaran rutin untuk pakan dan perawatan, tapi belum bisa menikmati hasil berupa susu.

Guna membantu peternak khususnya sapi perah, Ali mendorong Pemerintah dan kalangan swasta agar memberikan perhatian serius terhadap hal tersebut.

Penanganan yang komprehensif dan segera, diharapkan masih bisa menyelamatkan ekonomi peternakan sapi perah dari dampak negatif paparan PMK.

Baca Juga: Istimewa! 7 Orang dengan Ciri Ini Siap Jadi Calon Miliarder Mandraguna, Salah Satunya Anda?

"Saya berharap pemerintah dan swasta memberikan perhatian serius terkait persoalan ini. Mereka bisa saja mengarahkan dana CSR misalnya, untuk membantu pemulihan segera dunia peternakan, khususnya sapi perah," lanjutnya.

Sejatinya sejumlah perusahaan telah melakukan sejumlah upaya untuk membantu peternak.

Salah satu perusahaan swasta yang memiliki perhatian besar terhadap ekonomi peternak sapi perah pasca wabah PMK adalah Yili Indonesia.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X