Presiden Joko Widodo Minta Industri Obat Diawasi Ketat, Imbas Kasus Gagal Ginjal Akut

- Sabtu, 22 Oktober 2022 | 06:45 WIB
Gambar ilustrasi obat paracetamol yang beredar (Pixabay.com/@Paxels)
Gambar ilustrasi obat paracetamol yang beredar (Pixabay.com/@Paxels)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Presiden Joko Widodo angkat bicara mengenai menyeruaknya kasus gagal ginjal akut pada anak.

Seperti dikutip dari Antara, Presiden Joko Widodo meminta agar industri obat diawasi ketat seiring merebaknya kasus gagal ginjal.

"Sudah disampaikan oleh Menteri Kesehatan secara detail ya. Yang paling penting pengawasan terhadap industri obat harus diperketat lagi," ujar Presiden Joko Widdo, di Jiexpo Kemayoran, Jakarta, Jumat 21 Oktober 2022.

Baca Juga: Waspada! Covid-19 Varian XBB Teridentifikasi di Indonesia, Potensi Lonjakan Kasus Disorot

Dalam laporannya, Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin merilis 102 daftar obat yang dikonsumsi pasien sebelum alami gagal ginjal akut misterius pada anak.

"Kami melapor dan Pak Presiden minta dibuka saja biar tenang masyarakatnya, kita lakukan transparansi, jadi nanti kita buka ini listnya," ujar Menkes.

Kemenkes telah merilis ratusan obat yang diduga menyebabkan gagal ginjal akut kepada anak-anak.

Baca Juga: Mau Beraktivitas? Intip Dulu Prakiraan Cuaca Semarang 22 Oktober 2022: Berawan, Ada Hujan Ringan

Menurut Budi Gunadi Sadikin, 102 obat tersebut merupakan hasil investigasi tim yang mendatangi rumah pasien gagal ginjal akut misterius.

Dari 241 pasien, pihaknya mendatangi 156 rumah pasien dan menemukan 102 obat sirup.

"102 obat inilah kita kerucutkan, yang sementara obat ini akan kita larang diresepkan, dan dilarang sementara ini," ucap Menkes.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

PT RFB Catatkan Predikat Terbaik

Sabtu, 14 Januari 2023 | 12:56 WIB

Hilirisasi Baja Meningkat, Industri Logam Tumbuh Pesat

Kamis, 22 Desember 2022 | 12:12 WIB
X