MTC dan Penguatan Ekonomi Rakyat Kecil

Red
- Sabtu, 26 Mei 2018 | 07:26 WIB
Foto: istimewa
Foto: istimewa

Assalamualaikum wr wb.

Mari kita syukuri anugerah dan karunia Allah. Hanya atas kasih sayang-Nya, kita sehat afiat dan dapat melaksanakan aktivitas sebagai bagian dari ibadah sosial kita. Shalawat dan salam semoga tercurah pada Rasulullah saw, keluarga, sahabat, dan pengikut yang setia meneladani beliau. Semoga kelak kita mendapat syafaat beliau. 

MTC (Muslim Trade Center) yang digagas oleh Ketua Umum Kadin Daerah Jawa Tengah Kukrit S.W., Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi yang akrab disapa Mas Hendy, Ketua Umum MUI Dr KH Ahmad Darodji, dan Direktur Pascasarjana UIN Walisongo, Prof. Dr. H. Ahmad Rofiq, MA, dan para pegiat muda ekonomi Semarang, Joni Iszunaji, KH. Iskandar Chang Ai Pho, hari Selasa, (30/5) menggelar Event Perdana Bazar dan Expo Produk Halal di UTC Sampangan Semarang.

Ada lima agenda besar, pertama, Bazar dan Expo Produk Halal, kedua, sosialisasi dan pendaftaran sertifikasi halal dari LPPOM MUI Jawa Tengah, ketiga, pendampingan rintisan bisnis atau usaha sekaligus pendaftaran dari Kadin. 

Keempat, santunan dan indahnya berbagi pada yatim piatu @ Rp 100.000,- kelima, paket sembako @ Rp 100.000,- dan dimeriahkan takjil dan buka bersama 30/5-3/6 di lokasi expo. 

Sebagai acara perdana, semua Undangan yang meliputi Pengurus MUI, Kadin, Unnes, Perbankan Syariah, Lembaga Keuangan Syariah (LKS), Asosiasi, Sponsor, dan Komunitas Muslim diharapkan bisa hadir mensukseskan acara tersebut.

Dalam suasana Ramadan 1439 H, gawe besar MTC Jawa Tengah tersebut, dinilai strategis. Pertama, diharapkan bisa ikut kontribusi pengendalian laju inflasi di Jawa Tengah. Kedua, indahnya berbagi sebagai wujud keberhasilan ibadah puasa untuk menumbuhkan kesadaran dan kesalehan sosial dan membantu sesama. Juga penyediaan takjil dan buka bersama yang dianjurkan oleh Rasulullah saw, dan dijanjikan pahala orang yang dijamu, tanpa mengurangi pahala orang yang berpuasa.

Ketiga, mengungkit dan mengangkat martabat ekonomi rakyat kecil melalui rintisan usaha dagang dan pendampingan oleh Kadin yang menurut Rasulullah saw, adalah lahan rizqi dengan kemandirian. Beliau bersabda: “Berdaganglah, karena dalam berdagang terdapat 9/10 rizqi”.
Beliau juga menjanjikan bahwa “pedagang yang jujur itu kedudukannya bersama dengan para Nabi, orang-orang yang benar, dan para Syuhada” (Riwayat Abu Dawud, at-Tirmidzi, Ibn Majah dari Abu Ya’la). 

Keempat, membangun budaya halal dalam masyarakat. Sosialisasi sertifikasi halal oleh LPPOM MUI diharapkan akan membawa kepedulian para pejabat untuk memfasilitasi sertifikasi halal bagi industri rumah tangga, yang butuh advokasi dan affirmasi. Ini dimaksudkan, agar usaha rakyat kecil bisa berkembang dan dipercaya oleh konsumen. Kepuasan pelanggan akan meningkat, karena merasa aman dan nyaman, dapat mengonsumsi produk yang terjamin kehalalannya.  

Halaman:

Editor: Andika

Tags

Terkini

X