Bakal Resesi 2023, Berikut Deretan 7 Negara Diramal Terancam, Termasuk Indonesia?

- Rabu, 12 Oktober 2022 | 18:29 WIB
Ilustrasi Resesi Saham Pasar iPhone (Pixabay.com/@sergeitokmakov)
Ilustrasi Resesi Saham Pasar iPhone (Pixabay.com/@sergeitokmakov)

SEMARANG, suaramerdeka.com - Dalam menghadapi Resesi 2023, penurunan aktivitas ekonomi yang signifikan dalam waktu yang stagnan dan lama.

Diramal oleh lembaga akuntansi global terkait Resesi 2023, tercatat Indonesia masih akan tumbuh positif.

Sebaliknya, Resesi 2023 akan mengancam mayoritas negara maju seperti Amerika dan Eropa.

Baca Juga: Bawaslu Kota Semarang ajak Masyarakat Terboyo Wetan Sukseskan Pemilu 2024

Resesi disebabkan oleh adanya suatu inflasi yang didorong oleh gangguan rantai pasok dan bantuan pemerintah.

Selain itu, ketatnya pasar tenaga kerja dan lonjakan harga komoditas akibat perang di Ukraina.

Inflasi keuangan melonjak jauh di atas target bank sentral di banyak negara.

Baca Juga: Jangan Salah Memaknai Istilah Healing! Simak Arti Sebenarnya Menurut Ahli Psikologi

Lonjakan harga telah direspon oleh bank sentral dengan kenaikan suku bunga yang semakin agresif, kemudian berimplikasi pada pelemahan ekonomi.

Pertumbuhan ekonomi, Klynveld Peat Marwick Goerdeler (KPMG) memproyeksi tahun ini sebesar 2,7% dan melambat 1,9% pada tahun depan.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X