Unnes Bantu UMKM Lindungi Merek Dagangnya, Pendaftaran Bisa Lewat Daring

- Senin, 2 Agustus 2021 | 17:29 WIB
PELATIHAN : Ketua tim pengabdian masyarakat dari Unnes Dian Latifiani, bersama Ketua Alisa Khadijah Pemalang, Evy Hardiana, dan anggota Alisa Khadijah Pemalang, berfoto usai pelatihan, belum lama ini. (suaramerdeka.com/dok)
PELATIHAN : Ketua tim pengabdian masyarakat dari Unnes Dian Latifiani, bersama Ketua Alisa Khadijah Pemalang, Evy Hardiana, dan anggota Alisa Khadijah Pemalang, berfoto usai pelatihan, belum lama ini. (suaramerdeka.com/dok)

 

PEMALANG, suaramerdeka.com - Unnes berusaha melindungi merek-merek produk yang dihasilkan UMKM. Pasalnya, adanya merek yang melekat dalam produk, UMKM bisa mendapatkan bebera keuntungan. Antara lain identitas produk, promosi dagang, jaminan kualitas, dan terpenting, adalah keaslian merek yang terdaftar.

Dosen Fakultas Hukum Unnes, Dian Latifiani, menuturkan, langkah yang sedang dilakukan, yakni melakukan pendampingan kepada pelaku UMKM. Kemudian melakukan pelatihan, agar para pelaku UMKM bisa mendaftarkan merek produknya di Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan HAM.

''Tujuan dari pendampingan ini, untuk meningkatkan penjualan dan perlindungan produk UMKM melalui pendaftaran merek,'' ujar Dian Latifiani, kemarin.

Salah satu yang sudah dilakukan yakni pendampingan pelaku UMKM di Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah, belum lama ini. Tim dari Unnes yang dipimpin Dian Latifiani memberikan pendampingan kepada salah satu kelompok UMKM yang tergabung dalam "Asosiasi Pengusaha Muslimah (Alisa) Khadijah" Kabupaten Pemalang.

Baca Juga: Menkes Budi: Setiap Pandemi Selalu Syaratkan Perubahan Perilaku Manusia

''Saat pendampingan, kami juga memberikan buku saku kepada peserta yang dibuat oleh tim. Buku saku berjudul Merek dan UMKM: Perlindungan Produk UMKM Melalui Pendaftaran Merek berisi seputar UMKM, langkah-langkah pendaftaran merek dan lainnya,'' tambahnya.

Peserta dipandu untuk mengecek merek produknya secara online untuk memastikan bahwa merek produk belum pernah didaftarkan oleh siapapun. Kemudian memberikan sosialisasi dan pelatihan serta pendampingan bagi peserta terkait pendaftaran merek secara daring.

Disampaikannya, UMKM saat ini telah difasilitasi dan diberikan kemudahan oleh pemerintah dalam mendaftarkan mereknya. Biaya pendaftaran yang lebih murah jika dibandingkan dengan merek umum. Pendaftaran yang dapat dilakukan secara online saat ini memudahkan bagi pelaku UMKM untuk melindungi produknya melalui pendaftaran merek.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X