PLN Imbau Pelanggan Bayar Listrik di Awal Bulan, Hindari Pemutusan Sementara

- Senin, 2 Agustus 2021 | 15:41 WIB
Petugas PLN melakukan pengecekan meteran listrik/Foto Istimewa
Petugas PLN melakukan pengecekan meteran listrik/Foto Istimewa

JAKARTA, suaramerdeka.com - Executive Vice President Komunikasi Korporat dan CSR PLN, Agung Murdifi mengatakan bagi pengguna listrik pascabayar, perlu memperhatikan sejumlah pedoman agar bisa menggunakan listrik lebih nyaman.

Agung menuturkan tips penting adalah lakukan pembayaran listrik di awal bulan. Tagihan listrik biasanya akan keluar dan bisa diakses oleh pelanggan mulai tanggal 2 atau 3 setiap bulan. Tagihan tersebut merupakan hasil penggunaan listrik pada bulan sebelumnya.

“Meskipun dalam Surat Perjanjian Jual Beli Tenaga Listrik (SPJBTL), telah diatur bahwa batas waktu untuk pembayaran rekening listrik pascabayar adalah tanggal 20 setiap bulannya, namun kami mengimbau pelanggan untuk melakukan pembayaran di awal bulan,” kata, Senin 2 Agustus 2021.

Baca Juga: Nyaris Pensiun, Greysia Polii Kini Juara Olimpiade

Untuk pelanggan listrik pascabayar, PLN melakukan perhitungan tagihan listrik menggunakan hasil pencatatan dan pengecekan fisik petugas PLN terhadap angka kWh meter yang terpasang di rumah pelanggan.

Selain itu pelanggan juga bisa melakukan catat meter mandiri yang dikirim pelanggan melalui aplikasi PLN Mobile. Catat meter mandiri melalui menu Catat Meter bisa dilakukan pada tanggal 24-27 setiap bulannya.

“Sekarang pelanggan bisa melaporkan langsung angka penggunaan listrik di kWh meternya melalui aplikasi PLN Mobile, selain lebih mudah, pelanggan juga bisa langsung mendapatkan estimasi tagihan listriknya,” tambah Agung.

Untuk proses pembayaran tagihan listrik juga dengan mudah dapat dilakukan melalui Aplikasi PLN Mobile, atau melalui bank yang bekerja sama dengan PLN, baik lewat internet banking maupun SMS banking. Pembayaran juga bisa melalui marketplace, Kantor Pos maupun gerai minimarket.

Sesuai SPJBTL, jika melewati batas waktu pembayaran yaitu tanggal 20, maka PLN berhak untuk melakukan pemutusan sementara.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Pandemi, Pertumbuhan Investor Justru Makin Bersemi

Jumat, 17 September 2021 | 15:21 WIB

13 Green Energy Station Hadir di Jawa Tengah DIY

Selasa, 14 September 2021 | 14:26 WIB
X