Hak Kekayaan Intelektual, Kini Diperbolehkan Jadi Agunan Perbankan

- Senin, 10 Oktober 2022 | 19:56 WIB
 Direktur Hak Cipta Kemenkum HAM,Anggoro Dasananto,menyampaikan pemikiran dalam diskusi grup  di Fakultas Hukum Unissula. (SM/dok)
Direktur Hak Cipta Kemenkum HAM,Anggoro Dasananto,menyampaikan pemikiran dalam diskusi grup di Fakultas Hukum Unissula. (SM/dok)



SEMARANG, suaramerdeka.com - Hak kekayaan intelektual kini diperbolehkan menjadi barang agunan kredit perbankan.

Ketentuan ini menyusul terbitnya kebijakan negara melalui Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 24 Tahun 2022 tentang Ekonomi Kreatif.

Demikian dikemukakan Direktur Hak Cipta dan Desain Industri Kementrian Hukum dan HAM, Anggoro Dasananto, di Fakultas Hukum (FH) Unissula.

Baca Juga: Dosen Informatika Unissula Latih Kemampuan Desain Grafis Siswa di Tegal

"Namun persoalannya sejauhmana hak kekayaan intelektual memiliki nilai dihadapan perbankan,"kata dia.

Ini disampaikannya dalam diskusi grup mengambil tema penilaian aset kekayaan intelektual sebagai jaminan fidusia di lembaga keuangan.

Hak semacam ini bisa berupa paten, merek dagang, desain industri dan sebagainya.

Kendati mendapat perlindungan namun suatu saat hak atas kekayaan intelektual dapat tidak lagi berlaku.

Baca Juga: Gandeng Perguruan Tinggi, Kemenkumham Jateng Tawarkan Pendampingan Kekayaan Intelektual

Halaman:

Editor: Hendra Setiawan

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X