Nium Jadi Unicorn Pembayaran B2B Pertama di Asia Tenggara

- Sabtu, 31 Juli 2021 | 14:05 WIB
Ilustrasi Nium (suaramerdeka.com / dok)
Ilustrasi Nium (suaramerdeka.com / dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com -Nium, salah satu startup potensial, berhasil melakukan pengumpulan dana senilai 200 juta dolar AS di putaran Seri D, yang dipimpin investor teknologi berbasis di AS, Riverwood Capital.

Dengan tambahan pendanaan Seri D itu, total dana yang dikumpulkan Nium mencapai hampir 300 juta dolar AS dan mencatat valuasi di atas 1 miliar dolar AS.

Baca Juga: Menuju UMKM Kompetitif 2030, ICSB Gelar Berbagai Kegiatan

Ini menjadikan Nium sebagai unicorn pembayaran B2B pertama dari Asia Tenggara.

Sebelumnya Nium, yang semula bernama InstaReM adalah platform layanan keuangan global berbasis di Singapura yang memperoleh pendanaan dari MDI Ventures di putaran Seri C pada Oktober 2018.

Dana itu untuk mendukung Nium menjadi mitra lokal dalam ekspansi di Indonesia, dengan menyediakan platform dan mengamankan lisensi pembayaran Indonesia hingga mengoperasikan layanan remitansi B2B.

"Keberhasilan Nium ini sebagai salah satu bukti strategi TelkomGroup mendukung digital ecosystem melalui startup-startup potensial, baik lokal maupun global mulai menunjukkan hasil positif," kata dia Direktur Utama Telkom Ririek Adriansyah dalam siaran pers.

Baca Juga: BSI Catatkan Laba Bersih Rp 1,48 Triliun di Semester Pertama 2021

CEO MDI Ventures Donald Wihardja menambahkan, dari prestasi yang Nium capai, TelkomGroup melalui MDI Ventures berhasil membuktikan kemampuan berinvestasi, mengawal, dan mendukung startup hingga menjadi unicorn.

Hal ini tentu saja juga didukung sentimen pasar yang mengakselerasi digitalisasi dan sentimen investasi yang tetap optimis mendukung startup teknologi.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Harga Telur Anjlok, Peternak Sebut Ada 3 Faktor Penyebab

Senin, 27 September 2021 | 16:00 WIB

Koperasi Mitra BI Ekspor Kopi ke Saudi Arabia

Jumat, 17 September 2021 | 20:35 WIB

Peran Dipertajam, Koperasi Sejenis Diminta Merger

Jumat, 17 September 2021 | 20:30 WIB
X