Data Ekonomi Optimistis AS Buat Dolar Menguat Bersama Mata Uang Safe Haven Lain

- Sabtu, 31 Juli 2021 | 09:24 WIB
Dollar. (Pixabay)
Dollar. (Pixabay)

NEW YORK, suaramerdeka.com - Data ekonomi AS yang optimistis membuat dolar menguat bersama dengan mata uang safe haven lainnya pada akhir perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB).

Faktor penentu lainnya adalah jatuhnya pasar saham yang membantu membalikkan beberapa kerugian dari awal pekan ini di mana reli greenback selama sebulan terhenti dengan pernyataan dovish Federal Reserve (Fed).

Kenaikan diperlihatkan indeks dolar, yang mengukur greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama saingannya sebesar 0,33 persen menjadi 92,1701.

Indeks masih turun 0,77 persen untuk minggu ini, merupakan laju kinerja mingguan terburuk sejak minggu pertama Mei.

Baca Juga: Investor Ambil Untung, Harga Emas Anjlok di Akhir Perdagangan

Jatuhnya saham membuat keuntungan pada Jumat (30/7/2021) untuk mata uang AS terjadi.

Hal itu menyusul laporan laba suram oleh Amazon, atas meningkatnya kekhawatiran atas penyebaran cepat varian Delta Covid-19, dan setelah tindakan keras peraturan oleh China pada sektor teknologi dan pendidikannya.

“Kami berada di akhir bulan dan Agustus cenderung menjadi bulan paling kejam bagi pasar keuangan secara musiman, dalam basis 10 tahun, ini adalah bulan terlemah,” kata Direktur Pelaksana BK Asset Management, Kathy Lien.

Baca Juga: Serahkan BPUM 2021 Secara Simbolis, Presiden: Kami Berharap Bisa Mendorong Ekonomi

"Jadi dengan varian Delta serta ketidakpastian di sekitar China, investor menjadi gelisah dan saya pikir mereka khawatir tentang koreksi yang lebih bertahan lama di saham dan Anda mulai melihat dolar menangkap tawaran safe haven," tambahnya.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Harga Telur Anjlok, Peternak Sebut Ada 3 Faktor Penyebab

Senin, 27 September 2021 | 16:00 WIB

Koperasi Mitra BI Ekspor Kopi ke Saudi Arabia

Jumat, 17 September 2021 | 20:35 WIB

Peran Dipertajam, Koperasi Sejenis Diminta Merger

Jumat, 17 September 2021 | 20:30 WIB
X