BSU Dicairkan Langsung ke Rekening Penerima, Ini Besaran dan Syarat-syaratnya

- Jumat, 30 Juli 2021 | 20:34 WIB
Ilustrasi BST. /Pixabay/EmAji
Ilustrasi BST. /Pixabay/EmAji

JAKARTA, suaramerdeka.com - Dirut BPJAMSOSTEK, Anggoro Eko Cahyu mengatakan, bantuan subsidi upah (BSU) yang segera dicairkan Menteri Ketenagakerjaan, diutamakan untuk pekerja sektor pekerja.

Diantaranya, sektor industri barang komsumsi, transportasi, aneka industri, properti, dan real estate, perdagangan dan jasa, kecuali jasa pendidikan dan kesehatan.

Menurutnya, bantuan juga diprioritaskan bagi pekerja/buruh yang belum menerima program kartu prakerja, program keluarga harapan, atau progam bantuan produktif usaha mikro.

Baca Juga: Anggaran Penanganan Covid-19 di Kebumen Rp 94,3 Miliar, Insentif Nakes Rp 33 Miliar

Dirut BPJAMSOSTEK, Anggoro Eko Cahyu, menambahkan Kantor Cabang BPJAMSOSTEK akan berkoordinasi dengan HRD perusahaan untuk mengumpulkan secara kolektif 7 mandatory data untuk syarat pembukaan rekening Bank Himbara, yaitu Nomor Induk Kependudukan (NIK), Nama Lengkap, Tanggal Lahir, Alamat Pemberi Kerja, Nama Ibu Kandung, Nomor Telepon Selular dan Alamat Email.

"Mohon kerjasama pihak perusahaan agar proses ini dapat berjalan lancar," kata Anggoro Eko Cahyo, Jum'at 30 Juli 2021.

Adapun terkait dengan mekanisme penyalurannya, BSU disalurkan ke rekening bank penerima bantuan.

Para penerima BSU yang memiliki mobile banking langsung dapat cek di gadget-nya, atau bisa langsung cek ke ATM dan ke kantor cabang Bank Penyalur dengan tetap menjaga protokol Kesehatan.

Baca Juga: Permasalahan Vaksin di Semarang Dapat Perhatian dari Kantor Staf Presiden

Bank Penyalur BSU adalah Bank Milik Negara yang terhimpun dalam HIMBARA yaitu Bank BNI, Bank BRI, Bank Mandiri, dan Bank BTN.

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Harga Telur Anjlok, Peternak Sebut Ada 3 Faktor Penyebab

Senin, 27 September 2021 | 16:00 WIB

Koperasi Mitra BI Ekspor Kopi ke Saudi Arabia

Jumat, 17 September 2021 | 20:35 WIB

Peran Dipertajam, Koperasi Sejenis Diminta Merger

Jumat, 17 September 2021 | 20:30 WIB
X