Segera Dibayarkan BSU Sebesar Rp8,8 Ttiliun bagi Pekerja, Simak Syarat-syaratnya

- Jumat, 30 Juli 2021 | 20:25 WIB
Menaker Ida Fauziyah./suaramerdeka.com/dok
Menaker Ida Fauziyah./suaramerdeka.com/dok

JAKARTA, suaramerdeka.com - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah menerima data dari BPJS Ketenagakerjaan sebanyak 1 juta calon penerima bantuan subsidi upah (BSU) dari 8,73 juta pekerja/buruh yang diproyeksikan akan menerima.

Untuk jumlah calon penerima tersebut, pemerintah menyiapkan anggaran sebesar Rp8,8 Triliun.

"Nantinya data 1 juta calon penerima BSU tersebut akan dicek dan di-screening oleh Kementerian Ketenagakerjaan untuk memastikan kesesuaian format data, dan menghindari duplikasi data," ujar Menaker Ida, di Jakarta, Jumat 30 Juli 2021.

Menaker Ida meminta kepada seluruh perusahaan yang belum menyerahkan data rekening pekerjanya agar segera menyerahkan ke BPJS Ketenagakerjaan.

Baca Juga: Anggaran Penanganan Covid-19 di Kebumen Rp 94,3 Miliar, Insentif Nakes Rp 33 Miliar

Begitu pula para pekerja/buruh yang memenuhi syarat, tapi belum menyerahkan data nomor rekening bank-nya ke perusahaan agar segera menyerahkan ke perusahaan guna memperlancar proses pemberian bantuan.

"Saya mengimbau kepada seluruh perusahaan dan pekerja/buruh di seluruh Indonesia yang belum mendaftar di program BPJS Ketenagakerjaan, segera daftarkan diri kita dan pekerja/buruh kita pada program Jaminan Sosial Ketenagakerjaan di BPJS Ketenagakerjaan. Dengan demikian kita semua dapat terlindungi, terutama di masa-masa sulit seperti saat ini," ucapnya.

Ia berharap, bantuan ini dapat membantu meringankan beban ekonomi para pekerja/buruh dan juga perusahaan yang sedang mengalami kesulitan di masa pandemi Covid-19 ini.

"Gunakanlah sebaik-baiknya dana bantuan yang telah diberikan. Patuhi protokol kesehatan, dan terus optimis kita pasti bisa melewati masa sulit ini apabila bersama-sama," ucapnya.

Baca Juga: Olimpiade 2020: The Daddies Disingkirkan Pasangan Taiwan di Semifinal

Halaman:

Editor: Rosikhan Anwar

Tags

Terkini

Harga Telur Anjlok, Peternak Sebut Ada 3 Faktor Penyebab

Senin, 27 September 2021 | 16:00 WIB

Koperasi Mitra BI Ekspor Kopi ke Saudi Arabia

Jumat, 17 September 2021 | 20:35 WIB

Peran Dipertajam, Koperasi Sejenis Diminta Merger

Jumat, 17 September 2021 | 20:30 WIB
X