Prospek Bisnis Antam Dapat Dongkrak Harga Saham

- Jumat, 30 Juli 2021 | 14:05 WIB
Emas antam. (suaramerdeka.com / dok)
Emas antam. (suaramerdeka.com / dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Perkembangan bisnis PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) dipercaya dapat mendongkrak saham Antam ke depan.

Hal ini seiring dengan dilakukannya ekspansi di segmen hilir dan juga prospek harga komoditas nikel yang banyak diprodukai Antam.

“Secara nasional, kebutuhan nikel juga tinggi. Hal ini membuat prospek pendapatan antam dari komoditas ini bisa meningkat. Pada akhirnya dengan peningkatan kinerja keuangan Antam tersebut. Akan memberikan dampak simultan bagi kinerja harga saham ANTM dipantai bursa,” kata Lukman Hqeem, Analis Pasar dari ESANDAR Arthamas pada Kamis (29/7).

Menurutnya, Nikel, sebagai komoditas global memiliki prospek harga yang menjanjikan. Tren  harganya adalah naik, seiring dengan membaiknya kondisi ekonomi global yang diharapkan memicu peningkatan permintaan komoditas ini di masa depan.

Baca Juga: Meme Jokowi Play The Game Viral, Selebgram Lia Lestari: Dia Pemimpin Terbaik di Kala Susah

“Harga saham Antam memiliki prospek bagus dengan proyekso harga komoditas yang menjadi andalan produk Antam. Bukan hanya Nikel saja namun juga produk produk tambahan lain khususnya emas,” ujar Lukman.

Serupa dengan Lukman, Analis Monex Investindo, Ariston Tjendra menjelaskan salah satu hal yang dapat mendorong peningkatan pendapatan ANTM adalah pembangunan proyek hilirisasi Smelter Grade Alumina Refinery (SGAR).

Yang diperkirakan berproduksi pada 2022 dan diperkirakan akan memberikan laba sekitar 1,8 juta dollar setahun untuk ANTM (ANTM mengambil porsi 40 persen, Inalum 60 persen).

“Sementara Porsi pendapatan dari Bauksit dan turunannya di ANTM sekitar 4 persen atau senilai 1,14 triliun rupiah. Tentu saja adanya penambahan pendapatan bakal meningkatkan performa Antam. Antam jadinya tidak hanya bergantung pada emas dan perak yang mengambil porsi sekitar 72% dari pendapatan Antm saat ini,” kata Ariston.

Menilik prospek harga saham ANTM ke depan, Ariston melanjutkan, potensi kenaikan masih terbuka.

Pasar menantikan realisasi industri baterai kendaraan listrik di Tanah Air. Kebutuhan nikel yang meningkat di dunia juga menunjang harga nikel. Selain itu permintaan emas dan perak yang menjadi andalan ANTM juga masih tinggi.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kinerja PT KIW Tetap Positif di Masa Pandemi

Jumat, 17 September 2021 | 20:07 WIB

Data Ritel AS Menguat, Harga Emas Berjangka Menurun

Jumat, 17 September 2021 | 08:12 WIB

Transaksi Fisik Pasar Timah Melonjak

Kamis, 16 September 2021 | 22:29 WIB
X