Suku Bunga Acuan Batal Naik, Harga Emas Antam jadi Rp953 Ribu per Gram

- Jumat, 30 Juli 2021 | 11:46 WIB
Emas murni. (Linda Hamilton - Pixabay)
Emas murni. (Linda Hamilton - Pixabay)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Harga emas PT Aneka Tambang (Antam) Tbk naik Rp 8.000 per gram ke level Rp 953 ribu per gram, Jumat (29/7). Selain itu, harga buyback atau pembelian kembali emas Antam juga melesat ke Rp 850 ribu per gram.

Sementara, harga emas commodity exchange (Comex) untuk kontrak Desember 2021, dilansir Bloomberg pada perdagangan pagi ini, turun 0,19% ke level US$ 1.832 per troy ons. Sedangkan untuk emas spot (XAUUSD) naik 0,05% ke level US$ 1.829 per troy ons. Adapun untuk indeks dolar AS spot naik 0,08% ke 91,94.

Melansir Reuters, harga emas global sempat naik 1,3% pada perdagangan Kamis (29/7). Lonjakan tersebut didukung sikap investor yang menyambut baik keputusan Gubernur Bank Sentral AS (The Fed) Jerome Powell yang bersikap dovish alias menunda rencana kenaikan suku bunga acuannya.

Baca Juga: Insentif Fiskal Digelontorkan, Pemerintah Dorong UMKM Go Digital dan Go Global

Sebelumnya, Powell menyatakan pemulihan ekonomi AS masih sesuai jalur, meskipun terjadi peningkatan kasus Covid-19. Meskipun, kenaikan jumlah kasus varian Delta berpotensi membebani pasar tenaga kerja Amerika Serikat (AS). Untuk itu, The Fed memastikan bahwa pertimbangan untuk menaikkan suku bunga acuan masih jauh dari perkiraan bank sentral.

Direktur perdagangan logam High Ridge Futures David Meger memprediksi pergerakan inflasi masih akan memanas ke depan. Kondisi tersebut memungkinkan The Fed untuk lebih fokus pada perkembangan lapangan kerja.

“Itu adalah sentimen positif untuk logam mulia. Ini bukan kenaikan harga yang cepat, namun lebih berkelanjutan karena tidak ada yang menghalangi (pergerakan) emas,” kata Meger dilansir dari Reuters, Kamis (29/7)

Dalam sebuah catatan, ANZ Research menilai naiknya ketidakpastian kebijakan moneter, inflasi dan meningkatnya risiko volatilitas di pasar ekuitas bakal mendukung permintaan aset lindung nilai atau safe haven. Jajak pendapat Reuters memperkirakan harga emas masih akan bertahan di kisaran US$ 1.830 per troy ons hingga 2021, sebelum turun 2022.

Nilai pada emas perhiasan dan emas untuk investasi berbeda. Hal tersebut bergantung pada tingkat gramasi dan kandungan emas murni pada produk tersebut. Umumnya, emas batangan dipilih untuk investasi, karena semakin besar gramasi semakin baik harga yang diperoleh atau mendekati pergerakan harga emas global.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Sumber: Kata Data

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Harga Telur Anjlok, Peternak Sebut Ada 3 Faktor Penyebab

Senin, 27 September 2021 | 16:00 WIB

Koperasi Mitra BI Ekspor Kopi ke Saudi Arabia

Jumat, 17 September 2021 | 20:35 WIB

Peran Dipertajam, Koperasi Sejenis Diminta Merger

Jumat, 17 September 2021 | 20:30 WIB
X