Pasokan Semakin Ketat, Harga Minyak Naik Lagi di Akhir Perdagangan

- Jumat, 30 Juli 2021 | 11:18 WIB
Kilang Minyak. (Dariusz Kopestynski from Pixabay)
Kilang Minyak. (Dariusz Kopestynski from Pixabay)

NEW YORK, suaramerdeka.com – Menyusul semakin ketatnya pasokan di Amerika Serikat, harga minyak naik lagi pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB), dengan patokan global Brent mencapai 76 dolar AS per barel.

Pasokan semakin menyusut ke level terendah sejak Januari 2020 serta ditopang juga oleh melemahnya greenback.

Untuk pengiriman September, minyak mentah berjangka Brent terangkat 1,31 dolar AS atau 1,75 persen, menjadi ditutup pada 76,05 dolar AS per barel.

Dalam periode yang sama, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS bertambah 1,23 dolar AS atau 1,7 persen menjadi menetap di 73,62 dolar AS per barel.

Baca Juga: Pemberian Diskon Tarif Listrik, Harus Dibarengi Data Perubahan Ekonomi

Para pedagang berdasarkan, data dari penyedia informasi Genscape menunjukkan bahwa persediaan di pusat penyimpanan Cushing, Oklahoma terus berkurang, Kamis (29/7/2021).

Stok Cushing terlihat di 36,299 juta barel pada Selasa (27/7/2021) sore, turun 360.917 barel dari 23 Juli.

Data persediaan Cushing datang sehari setelah Badan Informasi Energi AS (EIA) melaporkan bahwa persediaan minyak mentah domestik turun 4,1 juta barel dalam seminggu yang berakhir 23 Juli.

Baca Juga: Ini Dia Deretan Atlet Cantik di Olimpiade Tokyo

"Minyak mentah masih kehabisan kehabisan persediaan di AS kemarin," kata Bob Yawger, direktur energi berjangka di Mizuho di New York.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kinerja PT KIW Tetap Positif di Masa Pandemi

Jumat, 17 September 2021 | 20:07 WIB

Data Ritel AS Menguat, Harga Emas Berjangka Menurun

Jumat, 17 September 2021 | 08:12 WIB

Transaksi Fisik Pasar Timah Melonjak

Kamis, 16 September 2021 | 22:29 WIB
X