BUMD Wujud Implementasi Otonomi Daerah, Harus Beri Layanan Optimal

- Kamis, 29 Juli 2021 | 17:30 WIB
 Webinar bertajuk ‘Membangun Kinerja dan Layanan BUMD Tetap Produktif di Masa Pandemi Covid-19’. (suaramerdeka.com / dok)
Webinar bertajuk ‘Membangun Kinerja dan Layanan BUMD Tetap Produktif di Masa Pandemi Covid-19’. (suaramerdeka.com / dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Webinar bertajuk ‘Membangun Kinerja dan Layanan BUMD Tetap Produktif di Masa Pandemi Covid-19’. digelar 29 Juli 2021.

Webinar diikuti perwakilan lebih dari 180-an perusahaan BUMD (badan usaha milik daerah) terbaik se-Indonesia.

Dalam sambutannya, Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri RI, Mochamad Ardian Noervianto, mengatakan bahwa satu wujud implementasi otonomi daerah, adalah tumbuhnya kemandirian pemerintah daerah di tiap aspek.

Hal ini diharapkan mampu menaikkan layanan publik. “Di sini, BUMD pun harus mampu memberikan layanan optimal ke masyarakat,” katanya.

Baca Juga: BPJPH Dukung Pengembangan Produk Kosmetik Halal

BUMD memerlukan titik maju. Dan hal itu mencakup struktur seperti dewan pengawas, tata kelola perusahaan yang berstandar bagus, dan lain-lain.

BUMD, kini stakeholder-nya harus satu persepsi. Maka pelayanannya lebih maju dan ada langkah strategis ke depan,” kata Ardian.

Dia menambahkan, positioning BUMD, penting. Begitu pula inovasinya, termasuk saat Covid-19 ini. Perlu profesionalisme yang tinggi untuk hal tersebut. Dengan jumlah BUMD yang banyak dan strategis, memang mereka perlu kepastian hukum.

Baca Juga: Airlangga: Pasar Modal dan Pasar Saham Punyai Peran Krusial Terhadap Pemulihan Ekonomi

“Dan adalah penting pula untuk memberikan kepercayaan kepada pihak lain,”kata pejabat Kementerian Dalam Negeri tersebut.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X