Fed Umumkan Pemulihan Ekonomi, Dolar Justru Tergelincir di Akhir Perdagangan

- Kamis, 29 Juli 2021 | 09:48 WIB
Dolar AS. (Forbes)
Dolar AS. (Forbes)

NEW YORK, suaramerdeka.com – Usai Federal Reserve AS mengatakan pemulihan ekonomi berada di jalurnya, dolar justru tergelincir pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB).

Dalam pernyataan kebijakannya, The Fed tetap optimistis meskipun ada peningkatan infeksi Covid-19, tetapi tidak menetapkan batas waktu tapering atau pengurangan pembelian aset Fed.

Penurunan juga terjadi pada indeks dolar yang mengukur greenback terhadap sekeranjang enam mata uang utama saingannya sebesar 0,149 persen pada 92,324, atau melemah setelah awalnya melonjak hingga 92,766 setelah pernyataan Fed dirilis.

Selama sebulan terakhir, Greenback telah reli, dengan indeks dolar naik sekitar 2,3 persen sejak pergeseran hawkish dari bank sentral AS dalam pertemuan Juni.

Baca Juga: Emas Ditutup Sedikit Lebih Rendah di Akhir Perdagangan, Hapus Sebagian Kerugian Awal

Sejak pertemuan terakhir Fed pada Juni, infeksi Covid-19 harian di AS telah meningkat empat kali lipat

Di sisi lain, bank sentral mengindikasikan masih memiliki keyakinan bahwa upaya vaksinasi yang sedang berlangsung akan "mengurangi dampak krisis kesehatan masyarakat terhadap ekonomi" dan memungkinkan pembukaan kembali yang kuat dilanjutkan.

Pembuat kebijakan Fed, dalam sebuah pernyataan dengan suara bulat, juga mengatakan mereka bergerak maju dengan diskusi tentang kapan harus mengurangi pembelian obligasi bulanan bank sentral 120 miliar dolar AS sebagai pendahulu untuk akhirnya menaikkan suku bunga.

Baca Juga: Kematian Covid-19 Jateng dan DIY Cukup Tinggi, Kepala BNPB: Akan Jadi Perhatian dan Evaluasi

"Pernyataan itu memberikan petunjuk pada percakapan seputar pengurangan pembelian aset skala besar, tetapi tidak berkomitmen untuk rencana masa depan selain terus menilai situasi," kata James Marple, ekonom senior di TD Economics.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Harga Telur Anjlok, Peternak Sebut Ada 3 Faktor Penyebab

Senin, 27 September 2021 | 16:00 WIB

Koperasi Mitra BI Ekspor Kopi ke Saudi Arabia

Jumat, 17 September 2021 | 20:35 WIB

Peran Dipertajam, Koperasi Sejenis Diminta Merger

Jumat, 17 September 2021 | 20:30 WIB
X