Emas Ditutup Sedikit Lebih Rendah di Akhir Perdagangan, Hapus Sebagian Kerugian Awal

- Kamis, 29 Juli 2021 | 08:24 WIB
Emas murni. (Linda Hamilton - Pixabay)
Emas murni. (Linda Hamilton - Pixabay)

CHICAGO, suaramerdeka.com - Emas ditutup sedikit lebih rendah sekaligus menghapus sebagian besar kerugian awal pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB) .

Emas berbalik arah bergerak lebih tinggi menyusul pernyataan kebijakan Federal Reserve AS ketika ketua Jerome Powell menyatakan risiko masih menghadang ekonomi AS dari varian virus Covid-19 Delta.

Untuk pengiriman Agustus, kontrak emas paling aktif di divisi Comex New York Exchange, turun tipis 10 sen AS atau 0,01 persen, menjadi ditutup pada 1.799,70 dolar AS per ounce.

Sebelumnya, emas berjangka naik tipis 0,6 dolar AS atau 0,03 persen menjadi 1.799,80 dolar AS, sehari sebelumnya, Selasa (27/7/2021).

Baca Juga: Bentuk Herd Immunity, 2.000 Pekerja Industri Karawang Ikuti Vaksinasi Massal

Awal pekan, emas berjangka merosot 2,6 dolar AS atau 0,14 persen menjadi 1.799,20 dolar AS per ounce setelah jatuh 3,6 dolar AS atau 0,2 persen menjadi 1.801,80 dolar AS pada Jumat (23/7/2021).

Sedikit turunnya harga emas, tak lepas dari pernyataan pertemuan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC), yang mengatakan pemulihan ekonomi AS tetap di jalurnya meskipun ada peningkatan infeksi virus corona.

Lalu, juga mengisyaratkan pembicaraan sedang berlangsung seputar kemungkinan penarikan dukungan kebijakan moneter.

Baca Juga: Roadshow Tinjau Vaksinasi, Bupati Blora Masih Jumpai Kurangnya Animo Masyarakat

Powell dalam konferensi pers berikutnya mengatakan meningkatnya kasus varian Delta dapat membebani pemulihan di pasar tenaga kerja dan bahwa bank sentral masih "jauh" dari mempertimbangkan menaikkan suku bunga, membuat emas bergerak positif.

Mengistilahkan penurunan awal terhadap pernyataan tersebut sebagai reaksi spontan, Edward Moya, analis pasar senior di OANDA, mengatakan aksi harga emas yang berombak kemungkinan terjadi karena investor mencerna pernyataan Powell.

“Sementara ekonomi masih menuju ke arah yang benar, kesimpulan keseluruhannya adalah kita masih akan melihat banyak akomodasi tetap ada, dan pengumuman tapering (pengurangan pembelian aset) ini, kapan pun itu terjadi, akan dilakukan secara bertahap dan tidak dipercepat,” tambah Moya.

Emas cenderung terbebani suku bunga yang lebih tinggi, karena menaikkan peluang kerugian memegang logam yang tidak memberikan imbal hasil.

Emas juga mendapat dukungan dari sedikit kemunduran dalam dolar setelah pernyataan Powell, membuat emas lebih murah bagi mereka yang memegang mata uang lainnya.

Untuk logam mulia lainnya, perak untuk pengiriman September naik 22,8 sen atau 0,92 persen, menjadi ditutup pada 24,877 dolar AS per ounce.

Platinum untuk pengiriman Oktober naik 8,6 dolar atau 0,82 persen, menjadi ditutup pada 1.058,1 dolar per ounce.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X