Resesi 2023 dan Situasi Tekanan Cash is The King

- Kamis, 29 September 2022 | 14:10 WIB
Ilustrasi Resesi ( pexels.com/Karolina Grabowska)
Ilustrasi Resesi ( pexels.com/Karolina Grabowska)

Sebelumnya, Gubernur BI Perry Warjiyo telah memberikan keterangan bahwa kenaikan suku bunga acuan ini merupakan bagian dari langkah front-loaded, preemptive, dan forward looking dalam menurunkan ekspektasi inflasi dan inflasi inti.

Baca Juga: 5 Hal yang Harus Kamu Hindari Agar Bisa Move On dari Mantan

Indonesia tidak akan mengadopsi kenaikan suku bunga secara agresif atau hawkish. Menurutnya, inflasi yang terjadi di Indonesia dalam taraf yang terkendali.

"Inflasi kita relatif terkendali dibandingkan negara lain, sehingga keperluan untuk menaikkan suku bunga lebih agresif tidak diperlukan di Indonesia," ujarnya dalam konferensi pers.

Sebelumnya, Gubernur BI Perry Warjiyo mengatakan, kenaikan suku bunga acuan ini merupakan langkah front-loaded, preemptive, dan forward looking dalam menurunkan ekspektasi inflasi dan inflasi inti.

Menurutnya, inflasi yang terjadi di Indonesia dalam taraf yang terkendali.

"Inflasi kita relatif terkendali dibandingkan negara lain, sehingga keperluan untuk menaikkan suku bunga lebih agresif tidak diperlukan di Indonesia,"pungkasnya dalam konferensi pers.***

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Terkini

X