Penetrasi Internet Makin Kencang, Suplai Talenta Digital Berkompeten Harus Diakselerasi

- Sabtu, 24 September 2022 | 04:30 WIB
Ilustrasi talenta digital sangat dibutuhkan. (Photo Mix/Pixabay)
Ilustrasi talenta digital sangat dibutuhkan. (Photo Mix/Pixabay)

SEMARANG, suaramerdeka.com- Akselerasi laju transformasi digital membutuhkan dukungan talenta yang mumpuni dan kompeten.

Diperlukan upaya-upaya strategis untuk mendukung ketersediaan talenta digital mumpuni dalam kuantitas besar.

Jacky Chen, CEO Huawei Indonesia mengungkapkan, hal ini menjadi salah satu faktor penentu keberhasilan transformasi ekonomi digital di kawasan khususnya di negara Asia Tenggara.

Baca Juga: Salah Sendiri, Begini Akibatnya Kalau Nekat Menanam Tanaman Hias Lidah Mertua!

"Menuju dunia baru 2030 sebagai a better connected and intelligent world, pemanfaatan berbagai teknologi mutakhir seperti 5G, Cloud Computing, Big Data dan AI akan semakin menjadi keniscayaan," ujar Jacky Chen.

Sebelumnya dalam Huawei Connect 2022 di Bangkok, Thailand, konvergensi teknologi tersebut juga dipercayai akan mendorong perubahan pada ekonomi digital secara signifikan.

Huawei di Indonesia menargetkan mampu mengembangkan 100 ribu talenta digital hingga 2025 melalui berbagai program kolaboratifnya yang bertajuk 100.000 Talenta Digital.

Baca Juga: 10 Rekomendasi Wisata Kuliner Wajib Saat ke Purwokerto, Nggak Hanya Mendoan Anget Saja Loh!

Ini didapat dari kompetisi, seminar-seminar, hingga pelatihan-pelatihan di bidang TIK.

Diluncurkan pada Oktober 2020, saat ini Huawei membina lebih dari 64 ribu penerima manfaat melalui program 5 tahun ini untuk memenuhi kebutuhan talenta digital dalam negeri yang jumlahnya mencapai 600 ribu setiap tahun.

Halaman:

Editor: Modesta Fiska

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Resesi 2023 dan Situasi Tekanan Cash is The King

Kamis, 29 September 2022 | 14:10 WIB
X