Properti Menengah Atas di Semarang Relatif Stabil, Permintaan Pasar Masih Tinggi

- Jumat, 23 September 2022 | 06:05 WIB
Segmen menengah atas perumahan relatif tidak terimbas pandemi, permintaan di Semarang masih tinggi seperti di Citra Grand yang baru saja merilis Blue Aqua. (suaramerdeka.com/Modesta Fiska)
Segmen menengah atas perumahan relatif tidak terimbas pandemi, permintaan di Semarang masih tinggi seperti di Citra Grand yang baru saja merilis Blue Aqua. (suaramerdeka.com/Modesta Fiska)

SEMARANG, suaramerdeka.com- Sektor properti khususnya menengah atas selama pandemi di Kota Semarang relatif stabil dan tidak mengalami penurunan pasar.

Hal ini terbukti dari perumahan di segmen menengah atas masih diminati calon konsumen di Kota Semarang.

Sejumlah pengembang perumahan mengaku produk di atas Rp 2 miliar masih laku diminati calon pembeli.

Baca Juga: Kebiasaan Ini Ternyata Bikin Perut Buncit Susah Pergi, Mending Dihindari Daripada Menyesal Nanti

Di beberapa kali pameran properti Semarang pun, rumah menengah atas juga masih menyerap peminat yang tinggi.

General Manager CitraGrand Semarang Cholief Choerrasjaini mengatakan prospek properti untuk segmen menengah atas, memang diakui tidak terkena imbas dari pandemi Covid-19.

Menurutnya, calon konsumen Kota Semarang diakuinya memang berbeda bila dibandingkan kota lainnya. 

Baca Juga: Salah Sendiri, Begini Akibatnya Kalau Nekat Menanam Tanaman Hias Lidah Mertua!

Bahkan, saat pandemi terjadi itu sektor properti di berbagai kota besar mengalami penurunan dan pembatalan pembelian hingga 50 persen.

"Kota Semarang saat pandemi, yang batal beli itu hanya 1 persen saja. Artinya, sektor properti tidak terlalu berdampak karena pandemi untuk yang menengah atas," katanya

Halaman:

Editor: Modesta Fiska

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Resesi 2023 dan Situasi Tekanan Cash is The King

Kamis, 29 September 2022 | 14:10 WIB
X