Semua Kemasan Plastik Memiliki Risiko, Pakar ITB: Tidak Fair Hanya Melabeli Bahaya Satu Jenis Kemasan

- Kamis, 22 September 2022 | 07:15 WIB
Ilustrasi kemasan makanan di mini market. (igorovsyannykov-Pixabay.com)
Ilustrasi kemasan makanan di mini market. (igorovsyannykov-Pixabay.com)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Pakar Polimer Institut Teknologi Bandung, Ahmad Zainal Abidin, mengatakan semua jenis plastik memiliki potensi migrasi zat kimia yang digunakan dalam proses pembuatannya.

Melabeli potensi bahaya zat kimia hanya terhadap plastik polikarbonat merupakan tindakan diskriminatif dan tidak sesuai dengan semangat pengawasan pangan.

Sebagaimana diketahui, ada banyak jenis zat plastik yang boleh digunakan sebagai kemasan makanan minuman termasuk Polikarbonat (PC), Poly Etilene Tereftalat (PET), Poly Propilen (PP) dan lain-lain.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Semarang 22 September 2022: Berawan, Berpotensi Diguyur Hujan Ringan pada Malam Hari

Beragam jenis plastik tersebut digunakan sebagai kemasan pangan karena sifatnya yang inert (tidak bereaksi dengan lingkungan sekitar).

Dalam dua tahun terakhir ini, ada upaya untuk mendiskreditkan kemasan plastik polikarbonat (PC) yang digunakan sebagai kemasan galon air.

Menurut Asosiasi Produsen Air Minum Kemasan (Aspadin), ada beberapa pihak yang secara masif dan sistematis membangun narasi mengenai bahaya Bisohenol A dalam kemasan galon multitrip (guna ulang) berbahan polikarbonat (PC).

Baca Juga: Dianggap 'Pahlawan' Masyarakat Indonesia, Bjorka Bekerja untuk Siapa?

Kemudiann, mendorong BPOM untuk mengeluarkan regulasi untuk melabeli galon multitrip polikarbonat dengan label ‘berpotensi mengandung BPA’.

Berbagai pihak menentang rencana aturan pelabelan BPA ini.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

DJKI : Penting Paten Produk Untuk Tingkatkan Daya Saing

Selasa, 20 September 2022 | 09:26 WIB

PLN Tegaskan Tidak Ada Penghapusan Pelanggan Daya 450 VA

Sabtu, 17 September 2022 | 09:48 WIB

Progres PLTA Kayan, Pembangunan Jalan Capai 30 Persen

Rabu, 14 September 2022 | 06:45 WIB
X