Airlangga Hartarto dan Prabowo Subianto Bahas Kemandirian Ekonomi dan Ketahanan Nasional

- Rabu, 21 September 2022 | 06:00 WIB
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menerima kunjungan dari Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Prabowo Subianto di Kantor Kemenko Perekonomian. (suaramerdeka.com / ekon.go.id)
Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menerima kunjungan dari Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Prabowo Subianto di Kantor Kemenko Perekonomian. (suaramerdeka.com / ekon.go.id)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menerima kunjungan dari Menteri Pertahanan Republik Indonesia, Prabowo Subianto di Kantor Kemenko Perekonomian, Senin, 19 September 2022.

Dalam pertemuan, Airlangga dan Prabowo Subianto membahas beberapa isu global dan tantangan yang sedang dihadapi dunia, juga berbagai dinamika permasalahan nasional.

Terutama yang berkaitan dengan isu-isu kemandirian ekonomi, ketahanan nasional, keamanan, dan perkembangan geopolitik dunia.

Baca Juga: Cek Asmara Zodiak Hari Ini 21 September 2022 Capricorn, Aquarius, Pisces: Terlalu Serius hingga Menghakimi

”Saya menyambut baik kunjungan dari sahabat Saya, Bapak Prabowo Subianto, untuk membahas berbagai isu penting dan strategis di tingkat global, yang berdampak pada kehidupan bangsa Indonesia, mulai dari isu ketahanan pangan, krisis energi, ancaman krisis keuangan di berbagai negara lain, serta sejumlah tantangan yang sedang dihadapi masyarakat dunia," kata Airlangga.

Prabowo Subiantio dan Airlangga juga membahas lebih teknis terkait isu ketahanan pangan, terutama setelah rapat terbatas yang dipimpin Presiden Joko Widodo.

Saat itu Presiden Joko Widodo mengarahkan agar para menteri dalam kabinetnya terus menjaga ketahanan pangan, melalui peningkatan produktivitas di dalam negeri dan mengurangi ketergantungan impor pangan.

Baca Juga: Klarifikasi Bjorka soal Banyak Akun Media Sosial yang Pakai Namanya: Semua Palsu!

”Presiden juga menginginkan agar petani bisa memproduksi kedelai, dan meminta BUMN untuk membeli dari petani dengan harga Rp 10.000 (per kilogram) sehingga harga yang sudah dijamin ini menjadi cukup menarik bagi petani agar mau menanam kedelai," ungkapnya.

Seperti diketahui bersama, Presiden Joko Widodo telah menunjuk Kementerian Pertahanan untuk turut membantu program food estate atau lumbung pangan nasional bersama kementerian lainnya.***

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Inilah 2 Cara Cek Tarif JNE Tanpa Ribet!

Selasa, 6 Desember 2022 | 18:42 WIB
X