Mobilitas Warga Ditekan, Penumpang KA Lokal Menyusut

- Selasa, 27 Juli 2021 | 17:53 WIB
Calon penumpang kereta api menjalani vaksinasi yang disediakan gratis oleh PT KAI di Stasiun Tawang Semarang, Minggu (4/7). (sm/dok)
Calon penumpang kereta api menjalani vaksinasi yang disediakan gratis oleh PT KAI di Stasiun Tawang Semarang, Minggu (4/7). (sm/dok)


BANDUNG, suaramerdeka.com - Pemberlakuan PPKM Level 4 setelah sebelumnya PPKM darurat guna menekan kasus penyebaran Covid-19 membuat tingkat okupansi KA Lokal Bandung Raya menyusut signifikan.

Mobilitas warga nyaris tak terekam mengingat per kereta kini hanya dinaiki rata-rata bisa kurang dari belasan penumpang

"Kapasitas angkut per kereta sebenarnya bisa hingga 106 orang, tapi selama PPKM, paling hanya diisi 8 sampai 12 orang," tandas Jubir PT KAI Daop 2 Bandung, Kuswardoyo, Selasa (27/7).

Hal itu tak terlepas dari kebijakan selama PPKM bahwa operasional KA Lokal Bandung Raya hanya berlaku untuk perkantoran Sektor Esensial dan Sektor Kritikal.

Baca Juga: Update Covid 27 Juli: Pasien Sembuh Tembus 47.128 per Hari, Total Mencapai 2.596.820 Orang

Hal itu harus dibuktikan calon penumpang dengan menunjukan surat tanda registrasi pekerja atau surat keterangan lainnya yang dikeluarkan oleh Pemda setempat atau surat tugas dari pimpinan perusahaan.

Pelanggan KA Lokal sendiri tidak diwajibkan untuk menunjukkan kartu vaksin dan surat keterangan hasil negatif tes RT-PCR atau Rapid Test Antigen. Namun akan dilakukan pemeriksaan rapid test antigen secara acak kepada para pelanggan di stasiun.

"Pelanggan yang tidak memenuhi persyaratan, tidak diperkenankan untuk melakukan perjalanan dan tiket akan dikembalikan 100 persen," tandasnya.

Baca Juga: Menpora Optimis Target Indonesia di Olimpiade Tokyo Terpenuhi

KA Lokal sendiri jadi pilihan warga terutama penglaju dari Padalarang, Cimahi, hingga Rancaekek dan Cicalengka ke kawasan Kota Bandung. Mobilitas warga cukup tinggi karena penumpang yang menggunakan layanan tersebut bisa mencapai 20 ribu hingga 25 ribu perhari.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Sinergi Hippindo dan Kadin Jawa Tengah Serap Produk UMKM

Senin, 27 September 2021 | 13:29 WIB

PLN Cari Mitra Usaha untuk Bangun Lebih dari 100 SPKLU

Senin, 27 September 2021 | 11:34 WIB

Tren Bisnis Auto Cuan Diperkenalkan

Minggu, 26 September 2021 | 19:22 WIB

Rumah juga Perlu Asuransi, Ayo Kenali Manfaatnya

Rabu, 22 September 2021 | 21:53 WIB
X