Sikap Hati-hati Investor Membuat Harga Emas Tergelincir di Akhir Perdagangan

- Selasa, 27 Juli 2021 | 08:12 WIB
Emas murni. (Linda Hamilton - Pixabay)
Emas murni. (Linda Hamilton - Pixabay)

CHICAGO, suaramerdeka.com – Sikap hati-hati investor membuat harga emas tergelincir pada akhir perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), sekaligus memperpanjang kerugian untuk hari kedua berturut-turut.

Untuk pengiriman Agustus, kontrak harga emas paling aktif di Divisi Comex New York Exchange, merosot 2,6 dolar AS atau 0,14 persen, menjadi ditutup pada 1.799,20 dolar AS per ounce.

Emas berjangka jatuh 3,6 dolar AS atau 0,2 persen menjadi 1.801,80 dolar AS, pada akhir pekan lalu, Jumat (23/7/2021),

Lalu, harga emas berjangka naik 2 dolar AS atau 0,11 persen menjadi 1.805,40 dolar AS pada Kamis (22/7/2021), setelah merosot 8 dolar AS atau 0,44 persen menjadi 1.803,40 dolar AS pada Rabu (21/7/2021).

Baca Juga: Rekor Baru Kesembuhan Pasien Covid-19 Harian, Tembus 40 Ribu Per Hari

Emas juga terdongkrak 2,2 dolar AS atau 0,12 persen menjadi 1.811,40 dolar AS pada Selasa (20/7/2021).

Sikap hati-hati diambil investor menjelang pertemuan kebijakan Federal Reserve (Fed), sehingga membayangi beberapa dukungan dari dolar yang lebih lemah.

The Fed akan memulai pertemuan kebijakan dua hari Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC) pada Selasa waktu setempat dan mengeluarkan pernyataan kebijakan moneter pada Rabu (28/7/2021) ketika pertemuan ditutup.

Baca Juga: Raphael Varane Selangkah Lagi Capai Kesepakatan dengan Manchester United

Diperkirakan, para pembuat kebijakan bakal membahas rencana seputar memperlambat laju pembelian obligasi bulanan The Fed.

"Kekhawatirannya sekarang adalah bahwa kita akan mendapatkan petunjuk pertama yang belum tentu kenaikan suku bunga tetapi pengurangan seperti apa yang dibayangkan Fed untuk neracanya, dan itu bisa menjadi pemicu suku bunga untuk bergerak lebih tinggi," kata Analis ED&F Man Capital Markets, Edward Meir.

Penurunan emas terjadi meskipun dolar lebih lemah dan sedikit penurunan dalam imbal hasil obligasi pemerintah AS yang dijadikan acuan.

Untuk harga logam mulia, perak untuk pengiriman September naik 8,5 sen atau 0,34 persen, menjadi ditutup pada 25,318 dolar AS per ounce.

Kemudian, Platinum untuk pengiriman Oktober naik 8,6 dolar AS atau 0,81 persen, menjadi ditutup pada 1.070 dolar AS per ounce.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Harga Emas Naik di Tengah Kekhawatiran Inflasi AS

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 08:48 WIB

Tekan Biaya Operasional Logistik dengan Dexlite

Kamis, 21 Oktober 2021 | 19:24 WIB
X