Kenaikan Harga BBM, Pengamat : Momentum Menata Angkutan Umum

- Kamis, 15 September 2022 | 11:27 WIB
Kenaikan harga BBM momentum bagi pemerintah untuk menata angkutan umum. Foto hanya ilustrasi. (Pixabay)
Kenaikan harga BBM momentum bagi pemerintah untuk menata angkutan umum. Foto hanya ilustrasi. (Pixabay)

suaramerdeka.com - Pengamat transportasi Unika Soegijapranata, Djoko Setijowarno menilai, kenaikan harga BBM menjadi peluang dan momentum bagi pemerintah untuk menata angkutan umum, baik penumpang maupun barang.

Data Kementerian ESDM 2012 menunjukkan konsumsi BBM bersubsidi untuk mobil tercatat yang terbesar, yakni 53 persen.

Disusul sepeda motor 40 persen, truk 4 persen, dan angkutan umum 3 persen.

Baca Juga: Iwapi Jateng Siasati Dampak Kenaikan Harga BBM

Djoko mengatakan, berdasar data tersebut, menjadi masuk akal jika dalam 10 tahun ke depan, kendaraan pribadi (mobil dan sepeda motor) akan terus bertambah.

Pada sisi lain, angkutan umum berpeluang punah bila tanpa kebijakan yang berpihak dan komprehensif.

Karenanya, dia meminta pemerintah juga fokus untuk mengembangkan angkutan umum.

Baca Juga: Harga BBM Naik, Pemprov Jawa Barat Siapkan Anggaran untuk Warga Paling Terdampak

"Maka pilihan terbaik dengan subsidi transportasi umum. Sedang pengawasan penyaluran BBM bersubsidi untuk angkutan umum bisa melalui aplikasi yang ditunjang dengan penataan operator," ujarnya.

Selain itu, pemerintah juga perlu memberikan subsidi untuk angkutan umum, baik angkutan penumpang maupun barang yang berbadan hukum.

Halaman:

Editor: Eko Fataip

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hotel Ciputra Semarang Salurkan Beasiswa Pendidikan

Sabtu, 24 September 2022 | 20:31 WIB

Healing Time di Novotel Semarang Aja

Sabtu, 24 September 2022 | 15:21 WIB

Animo Masyarakat Tetap Tinggi Miliki Rumah Subsidi

Selasa, 20 September 2022 | 22:36 WIB
X