Ditatar Lewat Diklat, Pengembang REI Jawa Tengah Ditarget Profesional Dalam Pengelolaan Manajemen Properti

- Kamis, 15 September 2022 | 05:00 WIB
Ketua Umum DPP REI Paulus Totok Lusida . (suaramerdeka.com)
Ketua Umum DPP REI Paulus Totok Lusida . (suaramerdeka.com)
SEMARANG, suaramerdeka.com- DPD Real Estate Indonesia (REI) Jawa Tengah menatar para pendidikan dan pelatihan (Diklat) pengembang anggotanya khususnya pada pengelolaan manajemen properti.
 
Upaya REI Jawa Tengah ini mendapat dukungan penuh dari Badan Diklat DPP REI dan diharapkan bisa lebih profesional dalam mengelola manajemen properti.
 
 
Ketua Bidang Diklat DPD REI Jawa Tengah Harmawan Mardianto mengatakan, kegiatan Diklat merupakan rangkaian kegiatan rakerda yang diharapkan bisa menambah wawasan dan pengetahuan mengenai kondisi properti saat ini.
 
"Kami bekerjasama dengan Badan Diklat DPP REI yang membantu dalam proses Diklat satu hari ini,'' kata Harmawan di sela kegiatan di Hotel Grand Edge, Rabu 14 September 2022.
 
 
Harmawan yang juga Ketua Panitia Diklat menjelaskan, sebanyak 70 peserta perwakilan pengembang mengikuti kegiatan ini.
 
Mereka berasal dari berbagai daerah di Jawa Tengah.
 
"Banyak pengembang yang manajemen pengelolaannya masih secara family business dan belum berhasil. Kita beri masukan supaya lebih profesional baik dari sisi SDM atau keuangannya," imbuhnya.
 
 
 
Sementara itu, Ketua DPD REI Jawa Tengah Suhartono menyampaikan, walau kondisi saat ini sulit bagi pengembang tapi dengan pengelolaan manajemen bagus bisa menumbuhkan usaha propertinya.
 
Dengan begini perusahaan juga terlihat lebih profesonal.
 
Ketua Umum DPP REI Paulus Totok Lusida menegaskan, pengembang saat ini merasa kesal dengan ketentuan pemerintah.
 
 
Menurut dia, regulasi menjadi kunci penting dalam dunia usaha termasuk juga bidang properti.
 
Dengan sistem manajemen yang baik walau dalam kondisi sulit tetapi pengembang relatif masih bisa bertahan.
 
 
"Ini harga rumah subsidi belum naik, masih ada Lahan Sawah Dlindungi (LSD) dll," imbuhnya.
 
 
Totok Lusida meminta pengembang terus bergerak, sebab dalam keterpurukan apapun seperti saat pandemi kemarin, 
 
MR Prijanto, selaku Ketua Badan Diklat DPP REI menambahkan, penyesuaian dalam perusahaan harus dilakukan manakala penempatan SDM misalnya tidak pada porsinya.
 
 
Dalam manajemen properti, banyak SDM yang menangani bagian tertentu tapi di sisi lain yang bersangkutan tidak kompeten.
 
"Agar pengelolaannya makin baik dan bisa lebih profesional," imbuhnya. 

Editor: Modesta Fiska

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Inilah 2 Cara Cek Tarif JNE Tanpa Ribet!

Selasa, 6 Desember 2022 | 18:42 WIB
X