Viral Uang Tabungan Haji Rusak Dimakan Rayap, Sekretaris LPS: Menabung di Bank Lebih Aman

- Kamis, 15 September 2022 | 08:36 WIB
Uang milik penjaga SD Negeri Lojiwetan Solo, Samin, yang rusak dimakan rayap.  (SMSolo/dok)
Uang milik penjaga SD Negeri Lojiwetan Solo, Samin, yang rusak dimakan rayap. (SMSolo/dok)

BANDUNG, suaramerdeka.com - Belakangan viral pemberitaan mengenai uang tabungan milik masyarakat yang rusak dimakan rayap karena disimpan di rumah.

Sekretaris Sekretaris Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) Dimas Yuliharto menanggapi hal tersebut.

Dimas Yuliharto mengungkapkan, peristiwa tersebut sejatinya dapat menjadi pembelajaran bagi masyarakat agar selalu menyimpan uangnya di bank.

Menurut Dimas Yuliharto, menyimpan uang di rumah sangat berisiko untuk rusak bahkan hilang.

“Sudah saatnya masyarakat paham bahwa menabung di bank itu lebih aman karena dijamin oleh LPS, daripada berisiko hilang atau rusak karena berbagai sebab, lebih baik simpan di bank,” ujarnya.

Hal itu diungkapkan Dimas Yuliharto saat ditemui di acara Sosialisasi LPS Kepada Jajaran Polri di Wilayah Polda Jabar, Rabu 14 September 2022.

"Tabungan masyarakat di bank termasuk BPR dijamin oleh LPS maksimal Rp2 miliar per nasabah per bank. Jadi kalau banknya bangkrut atau ditutup, LPS akan menjamin tabungan tersebut," ujar Dimas.

Dimas juga menghimbau kepada masyarakat jika tabungannya ingin dijamin maka wajib untuk mematuhi syarat penjaminan LPS atau yang dikenal 3T.

Di antaranya, tercatat pada pembukuan Bank, tingkat bunga simpanan yang diterima tidak melebihi tingkat bunga penjaminan LPS, Tidak menyebabkan bank menjadi gagal misalnya memiliki kredit macet.

Diberitakan sebelumnya, Samin membawa uang pecahan Rp100.000 dan Rp50.000 yang rusak dimakan rayap ke Kantor Perwakilan Bank Indonesia Solo, pada Selasa 13 September 2022.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Waspada! Ini Ciri-ciri Modus Penipuan Pinjaman Online

Kamis, 24 November 2022 | 10:36 WIB

Profesi Akuntan Bersinergi Hadapi Era Society 5.0

Selasa, 8 November 2022 | 17:26 WIB
X