Hipmi Jateng: PPKM Darurat Korbankan 90 Persen Populasi Sosial Ekonomi Indonesia

- Sabtu, 24 Juli 2021 | 10:48 WIB
Ketua Hipmi Jateng Billy Dahlan. (suaramerdeka.com / dok)
Ketua Hipmi Jateng Billy Dahlan. (suaramerdeka.com / dok)

"Yang diperlukan adalah peningkatan fasilitas pelayanan kesehatan dan nakes sehingga jika ada yang terpapar fasilitas kesehatan dan nakes siap sehingga tidak perlu PPKM lagi," ujarnya.

Billy mengungkapkan jika PPKM hanya untuk mencegah dan mengurangi penularan maka dirinya tidak yakin kebijakan itu adalah kebijakan yang tepat.

Baca Juga: Penularan Covid-19 RI Masih Tinggi, Waspada Positivity Rate 30 Persen

"Kalau misalnya dengan PPKM hanya untuk mengurangi penularan, nanti kalau PPKM dibuka lagi juga akan sama saja ada penularan," sebutnya.

Selain itu, Billy juga menginginkan adanya percepatan vaksinasi Covid-19 agar tercipta herd immunity sehingga masyarakat Indonesia bisa berdampingan dengan Covid-19 tentunya tetap menjalankan protokol kesehatan.

"ini memang menular tapi bisa sembuh tinggal kita meyakinkan ekonomi jalan otomatis akan juga tumbuh herd immunity," ujarnya.

Billy menjelaskan bahwa Hipmi Jawa Tengah mendukung kebijakan pemerintah namun lagi-lagi kebijakan itu membuat susah dunia usaha.

"Mana ada pengusaha yang 17 bulan bisa bertahan dengan kondisi seperti ini kecuali pengusaha-pengusaha besar disana. Sudah banyak yang kita korbankan," tuturnya.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Hendi Dukung UMKM Naik Kelas Lewat Desain Kemasan

Senin, 25 Oktober 2021 | 17:47 WIB
X