Harga Emas Berakhir Lebih Rendah Usai Kenaikan Imbal Hasil Obligasi Pemerintah AS

- Sabtu, 24 Juli 2021 | 08:12 WIB
emas. (pixabay)
emas. (pixabay)

CHICAGO suaramerdeka.com – Imbal hasil obligasi pemerintah AS yang naik membuat harga emas berakhir lebih rendah pada penutupan perdagangan Jumat (Sabtu pagi WIB)

Selain itu, emas juga berbalik melemah dari kenaikan sehari sebelumnya karena dolar lebih kuat dan kenaikan di pasar ekuitas mengurangi daya tariknya.

Untuk pengiriman Agustus, kontrak emas paling aktif di divisi Comex New York Exchange, jatuh 3,6 dolar AS atau 0,2 persen, menjadi ditutup pada 1.801,80 dolar AS per ounce.

Emas berjangka sempat naik 2 dolar AS atau 0,11 persen menjadi 1.805,40 dolar AS sehari sebelumnya, Kamis (22/7/2021),.

Komoditas emas berjangka merosot 8 dolar AS atau 0,44 persen menjadi 1.803,40 dolar AS pada Rabu (21/7/2021), setelah terdongkrak 2,2 dolar AS atau 0,12 persen menjadi 1.811,40 dolar AS pada Selasa (20/7/2021).

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini: Cerah Berawan Sepanjang Hari

Emas juga terpangkas 5,8 dolar AS atau 0,32 persen menjadi 1.809,20 dolar AS pada Senin (19/7/2021).

Meredanya atas kekhawatiran peningkatan kasus varian Covid-19 Delta juga membuat nilai emas melemah sekitar 0,7 persen minggu ini.

Hal  tersebut juag mendorong investor untuk keluar dari aset safe-haven saat selera risiko kembali.

"Pasar emas mencari pendorong fundamental baru dan sebenarnya tidak ada," kata Jim Wyckoff, analis senior Kitco Metals.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Fed Isyaratkan Kenaikan Suku Bunga, Emas Merangkak Naik

Kamis, 23 September 2021 | 08:12 WIB
X