Akseleran Cetak Pertumbuhan Positif Pinjaman Usaha. Berikut 10 Wilayah Terbesar Penyaluran dan Sektornya

- Sabtu, 10 September 2022 | 10:54 WIB
Ilustrasi Akseleran mencatat pertumbuhan positif penyaluran pinjaman usaha. (StartupStockPhotos/Pixabay)
Ilustrasi Akseleran mencatat pertumbuhan positif penyaluran pinjaman usaha. (StartupStockPhotos/Pixabay)
SEMARANG, suaramerdeka.com- Fintech Peer to Peer (P2P) Lending Akseleran melanjutkan tren pertumbuhan positif penyaluran pinjaman usaha di sejumlah wilayah.
 
Tercatat rata-rata penyaluran pinjaman usaha Akseleran setiap bulannya selama periode Januari-Agustus 2022 naik hingga 45 persen dibanding realisasi yang sama 2021. 
 
Ivan Tambunan, Group CEO & Co-Founder Akseleran, mengatakan, selama delapan bulan terakhir, Akseleran menyalurkan total pinjaman usaha di kisaran Rp265 miliar hingga Rp300 miliar pada Juli dan Agustus 2022.  
 
 
''Secara rata-rata bulanan Akseleran sudah menyalurkan pinjaman usaha sebesar Rp230 miliar per bulan kepada total 4 ribu peminjam (borrower) di Indonesia tahun ini,'' kata Ivan.
 
Pertumbuhan yang terjadi kata Ivan, tetap sejalan dengan masih rendahnya total kumulatif rasio kredit macet (non performing loan/NPL) Akseleran.
 
Sampai awal September 2022 NPL berada di angka 0,04 persen, atau mengalami penurunan 0,03 persen dibandingkan pencapaian Desember 2021.
 
 
Ditambahkan, saat ini total kumulatif penyaluran pinjaman usaha Akseleran mencapai lebih dari Rp5,5 triliun.
 
Hal ini ditopang oleh meningkatnya kinerja selama delapan bulan terakhir yang menembus angka sebesar Rp1,8 triliun lebih. 
 
Menurutnya, realisasi penyaluran pinjaman usaha Akseleran dari periode Januari-Agustus 2022 tersebut tercatat tumbuh hingga 40 persen dibandingkan periode yang sama di tahun 2021.
 
“Kinerja Akseleran di Juli dan Agustus sudah menembus 95 persen lebih dari kontribusi penyaluran pinjaman usaha yang terjadi di sepanjang kuartal I dan II tahun ini,'' imbuhnya.
 
 
Pihaknya optimistis dapat menutup kuartal ketiga 2022 dengan pencapaian yang lebih tinggi lagi
 
''Ini semakin mendekati target total penyaluran pinjaman usaha Akseleran di akhir tahun ini yang sebesar Rp3,2 triliun dan rasio NPL tetap di bawah 1 persen,” kata Ivan.
 
Akseleran juga berkomitmen mendukung pertumbuhan bisnis UMKM di seluruh Indonesia yang membutuhkan modal kerja.
 
 
Upaya penyaluran pinjaman usaha juga semakin diperluas sampai di luar Pulau Jawa. 
 
Hal ini, menurutnya, dapat terlihat dari 10 besar wilayah dengan total penyaluran pinjaman usaha tertinggi Akseleran yang berasal dari luar Pulau Jawa
 
Wilayah ini, antara lain di Kalimantan Timur, Sumatera Selatan, Riau dan Kepulauan Bangka Belitung yang berhasil memberikan kontribusi hingga sebesar 10 persen. 
 
Akseleran menyalurkan pinjaman usaha sebesar Rp50 juta hingga Rp2 miliar kepada UMKM yang sampai pertengahan September 2022 masih didominasi sejumlah sektor usaha.
 
 
Mereka bergerak di sektor Engineering/Construction, Metals & Mining, Building Materials, Construction Supplies, Coal & Related Energy, Farming/Agriculture, Real Estate, Equipment, Retail, dan Food Distribution. 
 
Saat ini, Akseleran selalu didukung oleh lebih dari 190 ribu pemberi dana pinjaman perorangan (retail lender) yang tersebar merata dari Aceh hingga Papua.
 
Selain itu juga 14 institutional lender yang berasal dari perbankan maupun Lembaga Jasa Keuangan (LJK) lainnya termasuk BPR.

Editor: Modesta Fiska

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X