Tokocrypto Dorong Adopsi Blockchain di Indonesia dengan Gelar TKO Summit 2021

- Jumat, 23 Juli 2021 | 10:48 WIB
Tokocrypto Blockchain. (suaramerdeka.com / dok)
Tokocrypto Blockchain. (suaramerdeka.com / dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Sudah satu dekade, aset kripto telah terbukti menjadi salah satu inovasi signifikan dan telah sepenuhnya mengubah cara kerja ekonomi keuangan di seluruh dunia.

Sudah lebih dari 10 tahun terlihat bagaimana aset digital dan blockchain berkembang pesat dan bagaimana teknologi ini berpengaruh besar dalam berbagai aspek.

Industri aset kripto di Asia menyumbang sejumlah besar pengguna kripto, perusahaan, penambang, pedagang, dan banyak lagi.

Peneliti cryptocurrency dan blockchain dari messari.io, Mira Christanto, menjelaskan bahwa Asia memiliki sejarah diktator, depresiasi mata uang, dan capital control – semuanya siap untuk disrupsi.

Baca Juga: Holding BUMN Klaster Pangan Berpotensi Hambat Masuknya Investasi pertanian

Hal inilah yang memungkinkan Asia menjadi pasar kripto yang paling aktif. Di Indonesia sendiri, popularitas aset kripto meningkat drastis dalam beberapa tahun terakhir.

Berdasarkan data Kementerian Perdagangan pada bulan Mei 2021 terdapat lebih dari 6 juta masyarakat Indonesia yang menjadi investor aset kripto.

Volume transaksi aset kripto pun meningkat drastis. Pada akhir 2020, tercatat nilai transaksi aset kripto sebesar Rp 64,9 triliun di mana pada Akhir April 2021 nilai transaksi aset kripto mencapai Rp 327 triliun.

Tokocrypto sebagai salah satu pedagang aset kripto teregulasi di Indonesia menunjukkan komitmennya untuk selalu memberikan edukasi bagi masyarakat agar dapat memahami lebih jauh tentang aset kripto.

Baca Juga: Transparansi Data Penanganan Covid-19, Puan: Kepala Daerah Harus Jujur

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Koperasi Mitra BI Ekspor Kopi ke Saudi Arabia

Jumat, 17 September 2021 | 20:35 WIB

Peran Dipertajam, Koperasi Sejenis Diminta Merger

Jumat, 17 September 2021 | 20:30 WIB
X