Dolar Berakhir Sedikit Menguat Seiring Pasang Surutnya Sentimen Risiko

- Jumat, 23 Juli 2021 | 09:24 WIB
Dollar. (Pixabay)
Dollar. (Pixabay)

NEW YORK, suaramerdeka.com – Pasang surutnya sentimen risiko membuat dolar berakhir sedikit menguat terhadap sekeranjang mata uang utama lainnya dalam perdagangan yang bergejolak pada Kamis (Jumat pagi WIB).

Kenaikan juga diperlihatkan indeks dolar yang mengukur greenback terhadap enam mata uang utama lainnya sebesar 0,1 persen menjadi 92,852, karena dampak dari data klaim pengangguran AS memudar.

Di awal sesi, greenback tergelincir setelah data klaim pengangguran AS yang lebih tinggi dari perkiraan menimbulkan kekhawatiran tentang pemulihan ekonomi terbesar dunia itu dari pandemi.

Rabu (21/7/2021), mata uang AS juga sudah mencapai level tertinggi dalam lebih dari tiga bulan. Di sisi lain, euro jatuh karena investor mencerna pernyataan dan komentar ketua Bank Sentral Eropa (ECB).

Baca Juga: Harga Emas Sedikit Lebih Tinggi di Akhir Perdagangan Usai Meredanya Selera Risiko

Analis menyebut, investor masih meminati dolar meski merosot dari tertinggi 3,5 bulan Selera risiko beragam, dengan saham AS berakhir sedikit lebih tinggi pada Kamis (22/7/2021).

Namun,  tetapi obligasi pemerintah berada dalam penawaran beli yang baik, yang mendorong imbal hasil lebih rendah.

"Ada banyak ketidakpastian apakah Anda melihat pasar AS, makro global, kekhawatiran Covid, atau apakah Anda melihat risiko politik," kata Simon Harvey, Analis Pasar Senior Valas Monex Europe di London.

Di sisi lain, euro menguat di awal sesi setelah ECB memenuhi ekspektasi dengan berjanji untuk mempertahankan suku bunga pada rekor terendah lebih lama lagi.

Baca Juga: Kuota Seleksi ASN Dialokasikan untuk Guru, Jenjang SMA/SMK Negeri Masih Kekurangan

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Harga Telur Anjlok, Peternak Sebut Ada 3 Faktor Penyebab

Senin, 27 September 2021 | 16:00 WIB

Koperasi Mitra BI Ekspor Kopi ke Saudi Arabia

Jumat, 17 September 2021 | 20:35 WIB

Peran Dipertajam, Koperasi Sejenis Diminta Merger

Jumat, 17 September 2021 | 20:30 WIB
X