Harga Emas Sedikit Lebih Tinggi di Akhir Perdagangan Usai Meredanya Selera Risiko

- Jumat, 23 Juli 2021 | 08:12 WIB
Emas murni. (Linda Hamilton - Pixabay)
Emas murni. (Linda Hamilton - Pixabay)

CHICAGO, suaramerdeka.com - Berbalik dari penurunan sehari sebelumnya, harga emas sedikit lebih tinggi pada akhir perdagangan Kamis (Jumat pagi WIB).

Penguatan tersebut seiring meredanya selera risiko (risk appetite) dan kemunduran imbal hasil obligasi pemerintah AS, yang mengimbangi dolar yang lebih kuat sehingga mengembalikan beberapa daya pikat emas sebagai tempat investasi yang aman.

Untuk pengiriman Agustus, kontrak harga emas paling aktif di divisi Comex New York Exchange, naik 2 dolar AS atau 0,11 persen menjadi ditutup pada 1.805,40 dolar AS per ounce.

Emas berjangka jatuh 8 dolar AS atau 0,44 persen menjadi 1.803,40 dolar AS, sehari sebelumnya, Rabu (21/7/2021).

Baca Juga: OJK Bantu Warga Terdampak Pandemi, Bagikan Sembako hingga Daging Kurban

Pada Selasa lalu, harga emas berjangka terdongkrak 2,2 dolar AS atau 0,12 persen menjadi 1.811,40 dolar AS pada Selasa (20/7/2021).

Sebelumnya emas juga terpangkas 5,8 dolar AS atau 0,32 persen menjadi 1.809,20 dolar AS pada Senin (19/7/2021), dan jatuh 14 dolar AS atau 0,77 persen menjadi 1.815 dolar AS pada Jumat (16/7/2021).

Imbal hasil obligasi pemerintah AS yang dijadikan acuan mundur setelah mencapai tertinggi hampir satu minggu dan saham-saham menghapus kenaikan awal karena sentimen risiko dibatasi oleh data yang menunjukkan klaim pengangguran AS naik secara tak terduga ke tertinggi dua bulan, mendorong beberapa arus masuk ke emas.

"Suku bunga riil sangat negatif, yang menunjukkan bahwa inflasi sedang panas, dan tidak ada kemungkinan Federal Reserve AS dapat membuat suku bunga riil positif dalam jangka pendek, sehingga Anda memiliki orang-orang yang menyadari bahwa Anda perlu memiliki emas," kata Michael Matousek, Kepala Pedagang US Global Investors.

Baca Juga: Kasus Positif Covid-19 Indonesia Tembus 3 Juta, Pasien Sembuh Catat Rekor Baru

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Fed Isyaratkan Kenaikan Suku Bunga, Emas Merangkak Naik

Kamis, 23 September 2021 | 08:12 WIB
X