Peningkatan Daya Saing Pertanian, Produktivitas Tanaman Pangan dan Hortikultura Jadi Kunci

- Kamis, 22 Juli 2021 | 11:00 WIB
Lahan pertanian. (suaramerdeka.com / dok)
Lahan pertanian. (suaramerdeka.com / dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Upaya untuk meningkatkan produktivitas tanaman pangan dan hortikultura mendesak dilakukan.

Hal ini untuk menjawab berbagai tantangan yang dihadapi sektor pertanian di Tanah Air, seperti penambahan jumlah penduduk, berkurangnya lahan produktif dan peningkatan daya beli masyarakat.

“Selain untuk memenuhi kebutuhan dalam negeri, peningkatan produktivitas tanaman pangan dan hortikultura diharapkan juga bisa meningkatkan daya saing pertanian nasional,” ungkap Senior Fellow Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Kadir Ruslan.

Peningkatan daya saing diharapkan bisa memunculkan peluang ekspor. Statistik menunjukkan produktivitas padi, kedelai dan bawang merah cenderung landai dalam beberapa tahun terakhir.

Baca Juga: Stok Vaksin Sejumlah Provinsi Menipis, Puan Tegaskan Vaksinasi Tak Boleh Berhenti

Masing-masing di angka 5 ton per hektare gabah kering giling, 1,5 ton per hektare biji kering dan 10 ton per hektare.

Sementara itu, produktivitas jagung menunjukkan tren yang meningkat dengan capaian 5,5 ton pipilan kering per hektar pada 2019 lalu.

Belajar dari kesuksesan peningkatan produktivitas tanaman jagung, salah satu upaya yang dapat dilakukan pemerintah untuk mendorong produktivitas tanaman padi adalah dengan meningkatkan skala penggunaan varietas unggul, khususnya padi jenis hibrida.

Hingga saat ini tingkat penerimaan petani terhadap benih padi hibrida masih sangat rendah. Ada sejumlah isu yang perlu dievaluasi sehubungan dengan produktivitas tanaman pangan dan hortikultura.

Baca Juga: Jawa-Bali Mayoritas Level 3, Jawa Timur dan Jawa Tengah Tertinggi

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X