Imbal Hasil Obligasi AS Menguat, Harga Emas Berbalik melemah di Akhir Perdagangan

Ant
- Kamis, 22 Juli 2021 | 08:24 WIB
emas. (pixabay)
emas. (pixabay)

CHICAGO, suaramerdeka.com - Harga emas berbalik melemah dari sesi sebelumnya usai tergelincir ke level terendah dalam lebih dari seminggu pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB).

Hal ini tak lepas dari menguatnya imbal hasil obligasi pemerintah AS dan ekuitas mendorong investor beralih ke aset-aset berisiko, mengurangi daya tarik emas.

Untuk pengiriman Agustus, kontrak harga emas paling aktif untuk pengiriman Agustus di divisi Comex New York Exchange, jatuh 8 dolar AS atau 0,44 persen menjadi ditutup pada 1.803,40 dolar AS per ounce.

Harga emas berjangka terdongkrak 2,2 dolar AS atau 0,12 persen menjadi 1.811,40 dolar AS, sehari sebelumnya, Selasa (20/7/2021).

Baca Juga: Ahli Kimia ITB Pastikan BPA dalam Galon Guna Ulang Aman Dikonsumsi

Awal pekan ini, harga emas berjangka merosot 5,8 dolar AS atau 0,32 persen menjadi 1.809,20 dolar AS.

Pekan lalu, emas merosot 14 dolar AS atau 0,77 persen menjadi 1.815 dolar AS pada Jumat (16/7/2021), dan menguat 4,0 dolar AS atau 0,22 persen menjadi 1.829 dolar AS pada Kamis (15/7/2021).

Infeksi varian Delta Covid-19 yang melonjak menimbulkan kekhawatiran atas pemulihan ekonomi global terhenti.

Hal ini membebani sentimen risiko dan memicu aksi jual ekuitas pada Senin (19/7/2021), tetapi saham dan imbal hasil obligasi sejak itu pulih, meredupkan daya tarik safe-haven emas.

Baca Juga: Resmi Diperkenalkan Real Madrid, David Alaba Akui Mimpinya Jadi Kenyataan

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Fed Isyaratkan Kenaikan Suku Bunga, Emas Merangkak Naik

Kamis, 23 September 2021 | 08:12 WIB
X