PT KBI Bukukan Laba Rp 43,9 Miliar di Tengah Tekanan Pandemi

- Rabu, 21 Juli 2021 | 11:10 WIB
Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero), Fajar Wibhiyadi. (suaramerdeka.com / dok)
Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero), Fajar Wibhiyadi. (suaramerdeka.com / dok)

YOGYAKARTA, suaramerdeka.com - Di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya pulih dari tekanan pandemi Covid-19, sejumlah lembaga membukukan perkembangan yang baik. Salah satunya PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero) atau KBI.

Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang berperan sebagai Lembaga Kliring Penjaminan dan Penyelesaian Transaksi di Perdagangan Berjangka Komoditi dan Pasar Fisik Komoditas, serta sebagai Pusat Registrasi Resi Gudang ini tetap mencatatkan kinerja positif selama semester I tahun 2021.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati pun telah menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Indonesia di semester I 2021 berada di level 3,1 – 3,3 persen.

Baca Juga: Pelaku Pasar Berlomba Ambil Manfaat, Minyak Mentah Berjangka Rebound

Senada dengen Menteri Keuangan, Bank Indonesia juga melakukan revisi atas pertumbuhan ekomomi Indonesia semester I 2021, dari proyeksi awal pada rentang 4,1 dan sampai dengan 5,1 persen dengan titik tengah di kisaran 4,6 persen,  direvisi menjadi 3,8 persen.

Direktur Utama PT Kliring Berjangka Indonesia (Persero), Fajar Wibhiyadi menjelaskan sepanjang semester I tahun 2021, KBI berhasil membukukan pendapatan operasional sebesar Rp 77,4 miliar atau naik 6,27 persen dibandingkan di periode yang sama di tahun 2020 yaitu Rp 72,8 miliar. 

Pada dari sisi laba, sampai dengan semester I tahun 2021, KBI telah membukukan laba sebesar Rp 43,9 miliar, naik 40,6 persen dibandingkan periode yang sama di tahun 2020 yaitu sebesar Rp 31,2 miliar.

Baca Juga: Percepat Target Vaksinasi, Dianggarkan Rp 1,96 Triliun untuk Vaksinator

''Tekanan pandemi yang telah berjalan sejak tahun lalu, mau tidak mau harus disikapi dengan baik. Pertumbuhan yang dibukukan di semester I ini merupakan hasil dari berbagai langkah strategis  dalam menjaga kinerja usaha seperti transformasi serta digitalisasi bisnis. Selain itu, tekanan pandemi juga kami sikapi dengan berbagai langkah efisiensi,'' ungkap Fajar.

Ia mengatakan terkait Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang saat ini tengah diberlakukan, KBI juga menjalankan dengan melakukan work from home 100 persen bagi karyawan.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X