Pemulihan Ekonomi Berlanjut, Dorong Perbaikan Kinerja Lembaga Jasa Keuangan

- Senin, 5 September 2022 | 21:58 WIB
Ilustrasi pemulihan ekonomi berlanjut, kinerja lembaga jasa keuangan terus membaik. (iqbal nuril anwar/Pixabay)
Ilustrasi pemulihan ekonomi berlanjut, kinerja lembaga jasa keuangan terus membaik. (iqbal nuril anwar/Pixabay)

SEMARANG, suaramerdeka.com- Pemulihan ekonomi Indonesia terus berlanjut di tengah pelemahan ekonomi global akibat tekanan geopolitik berkepanjangan.

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menilai stabilitas sistem keuangan terjaga dan kinerja intermediasi Lembaga Jasa Keuangan melanjutkan perbaikan.

Hal ini berkontribusi terhadap berlanjutnya pemulihan ekonomi nasional di tengah pelemahan ekonomi global yang disertai inflasi tinggi.

Baca Juga: 8 Penyebab Kanker Serviks pada Wanita yang Tidak Disadari, Nomor 3 Paling Sering, Cek Faktanya

Tercatat 18 provinsi laju PDRD lebih tinggi dibanding pra pandemi (Triwulan IV-2019), dan 12 provinsi diantaranya tumbuh lebih baik dari perekonomian nasional.

Ketua Dewan Komisioner OJK Mahendra Siregar mengatakan, seiring dengan positifnya kinerja perekonomian, fungsi intermediasi perbankan pada Juli 2022 tercatat meningkat, dengan kredit tumbuh sebesar 10,71 persen (yoy)

''Hal ini didorong peningkatan kredit jenis modal kerja dengan kategori debitur korporasi. Namun demikian, secara nominal kredit perbankan sedikit menurun sebesar Rp17,54 triliun menjadi Rp6.159,33 triliun,'' kata Mahendra, Senin 5 September 2022.

Baca Juga: Mau Ngapain Aja Sih Wisata di Kota Lama Semarang? Cek 8 Rekomendasinya yang Wajib Dicoba

Sementara itu, Dana Pihak Ketiga (DPK) pada Juli 2022 tumbuh sebesar 8,59 persen (yoy).

Angka ini tumbuh melambat dibandingkan bulan sebelumnya 9,13 persen, didorong perlambatan giro sejalan dengan normalisasi kebijakan moneter Bank Indonesia.

Halaman:

Editor: Modesta Fiska

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Waspada! Ini Ciri-ciri Modus Penipuan Pinjaman Online

Kamis, 24 November 2022 | 10:36 WIB
X