Perlu Kebijakan Meminimalisir Dampak Kenaikan Harga BBM Bersubsidi, Jaga Ketersediaan Stok Pangan

- Senin, 5 September 2022 | 19:58 WIB
Ilustrasi ketersediaan stok pangan adalah salah satu kebijakan untuk meminimalisir dampak kenaikan harga BBM bersubsidi. (suaramerdeka.com / dok)
Ilustrasi ketersediaan stok pangan adalah salah satu kebijakan untuk meminimalisir dampak kenaikan harga BBM bersubsidi. (suaramerdeka.com / dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Pemerintah secara intens memonitor dan mengevaluasi penerapan kebijakan pangan nasional agar sesuai dengan kondisi terkini.

Salah satunya adalah melakukan penguatan stok beras.

“Dalam Rakortas diputuskan yang pertama tentang kebijakan pembelian gabah/beras petani dengan fleksibilitas harga, dan yang kedua adalah Badan Pangan Nasional menugaskan kepada Perum Bulog dalam rangka penguatan stok CBP untuk melakukan pembelian gabah/beras dengan menggunakan fleksibilitas harga,” kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto saat memimpin Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) Kebijakan Pangan.

Ketua Umum Partai Golkar itu juga menjelaskan bahwa pada bulan Agustus 2022, bahan makanan mengalami deflasi sebesar 2,64 persen (mtm).

Baca Juga: Diberi Bisikan Dewa Langit, 6 Zodiak Ini Rezeki dan Cuan Nggak Bakal Habis, Bikin Saldo Deposito Melar

Secara rinci, komoditas bahan makanan yang memberikan andil deflasi pada bulan Agustus 2022 adalah Bawang Merah 0,15 persen, Cabai Merah 0,12 persen, Cabai Rawit 0,07 persen, Minyak Goreng 0,06 persen, Daging Ayam Ras 0,06 persen, Tomat 0,03 persen, Ikan Segar, Jeruk dan Bawang Putih masing-masing 0,01 persen.

Sementara komoditas yang memberikan andil dalam inflasi yaitu Telur Ayam Ras dan Beras masing-masing 0,02 persen.

BPS juga mencatat inflasi IHK (indeks harga konsumen) pada Agustus 2022 sebesar 4,69 persen (yoy), lebih rendah dibandingkan dengan inflasi pada bulan sebelumnya sebesar 4,94 persen (yoy).

Baca Juga: Siap Jadi Orang Kaya, 6 Zodiak Diberi Kurnia Rezeki dan Cuan, Bisnis dan Pekerjaan Lancar, Bro

Ekonom Bank Mandiri Faisal Rachman mengungkapkan sektor energi dan pangan menjadi penyumbang terbesar dalam kenaikan inflasi. Seusai kebijakan penaikan BBM bersubsidi, memang diperlukan kebijakan untuk meminimalisir dampak kenaikan tersebut. Salah satunya adalah menjaga ketersediaan stok pangan di masyarakat.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Inilah 2 Cara Cek Tarif JNE Tanpa Ribet!

Selasa, 6 Desember 2022 | 18:42 WIB
X