Pemerintah Disarankan Tak Ubah PP No 109/2012 dan Fokus Kendalikan Covid-19

- Senin, 19 Juli 2021 | 06:45 WIB
Dosen dan peneliti PPKE FEB Universitas Brawijaya, Imaninar. (suaramerdeka.com / dok)
Dosen dan peneliti PPKE FEB Universitas Brawijaya, Imaninar. (suaramerdeka.com / dok)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Pemerintah diminta fokus pada penyelamatan rakyat yang tengah terpapar Covid-19 maupun masyarakat yang kekurangan pangan dan semakin miskin, seiring pemberlakuan PPKM Darurat yang membatasi ruang gerak ekonomi.

Dosen dan peneliti PPKE FEB Universitas Brawijaya, Imaninar menyarankan agar pemerintah tidak perlu mengubah peraturan pemerintah (PP) yang sudah dibuat sebelumnya.

Misalnya PP No. 109/2012 tentang Pengamanan Bahan Yang Mengandung Zat Adiktif Berupa Produk Tembakau bagi Kesehatan.

“Adanya kebijakan PPKM tersebut memberikan dampak pada penurunan pertumbuhan di berbagai sektor ekonomi, termasuk sektor industri hasil tembakau. Pemerintah sebaiknya fokus pada penurunan angka penularan Covid-19 sekaligus melindungi kehidupan ekonomi masyarakat kecil yang terganggu karena adanya PPKM Darurat,” paparnya.

Baca Juga: Prakiraan Cuaca Semarang Hari Ini: Cerah-Berawan Sepanjang Hari

Lebih lanjut Imaninar menjelaskan, akan jauh lebih bijak jika pemerintah dan seluruh pelaku di berbagai sektor ekonomi saling bergotong-royong agar laju penyebaran Covid-19 dapat segera terkendali.

Tekanan ekonomi yang muncul akibat pandemi yang belum juga usai,  diderita pulasektor industri hasil tembakau (IHT). 

IHT juga mengalami pertumbuhan negatif pada tahun 2020. Industri pengolahan tembakau tercatat minus 5,78 persen sepanjang tahun 2020.

Penurunan terbesar terjadi pada kuartal II-2020 sebesar minus 10,84 persen, di mana ketika itu diberlakukan PSBB.

Baca Juga: Foodex Kansai 2021, Indonesia Ikut Pasar Ekspor Produk Pangan Olahan di Tengah Pandemi Covid-19

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Fed Isyaratkan Kenaikan Suku Bunga, Emas Merangkak Naik

Kamis, 23 September 2021 | 08:12 WIB

Kinerja PT KIW Tetap Positif di Masa Pandemi

Jumat, 17 September 2021 | 20:07 WIB

Data Ritel AS Menguat, Harga Emas Berjangka Menurun

Jumat, 17 September 2021 | 08:12 WIB

Transaksi Fisik Pasar Timah Melonjak

Kamis, 16 September 2021 | 22:29 WIB
X