Ekpektasi Meningkatnya Pasokan Membuat Harga Minyak Lebih Rendah saat Penutupan

Ant
- Sabtu, 17 Juli 2021 | 10:12 WIB
Kilang Minyak. (Dariusz Kopestynski from Pixabay)
Kilang Minyak. (Dariusz Kopestynski from Pixabay)

NEW YORK, suaramerdeka.com - Harga minyak sedikit berubah pada penutupan Jumat (Sabtu pagi WIB), mengakhiri minggu ini lebih rendah dalam perdagangan.

Ekspektasi meningkatnya pasokan serta peningkatan kasus virus corona yang dapat menyebabkan pembatasan atau penguncian dan menekan permintaan, membuat gejolak di perdagangan.

Untuk pengiriman September, minyak mentah berjangka Brent naik 12 sen atau 0,2 persen, menjadi menetap di 73,59 dolar AS per barel.

Baca Juga: Pendanaan Vaksinasi Gotong Royong Tak Berasal dari APBN, Ini Penjelasan Wamen BUMN

Kemudian, untuk pengiriman Agustus, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) AS terangkat 16 sen atau 0,2 persen, menjadi ditutup di 71,81 dolar AS per barel.

kedua kontrak acuan merosot lebih dari satu dolar AS per barel di awal sesi perdagangan yang bergejolak,.

Brent memang mencatat kenaikan kecil, namun turun hampir 3,0 persen untuk minggu ini, menandai penurunan untuk minggu ketiga berturut-turut untuk pertama kalinya sejak April 2020.

Lalu, WTI jatuh hampir 4,0 persen minggu ini, menjadi persentase penurunan mingguan terbesar sejak Maret.

Baca Juga: Dolar Menguat, Harga Emas Tergelincir Usai Ambil Untung Selama 3 Hari

Pada Juni, penjualan ritel AS secara tak terduga meningkat menyusul kuatnya permintaan barang-barang.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Kinerja PT KIW Tetap Positif di Masa Pandemi

Jumat, 17 September 2021 | 20:07 WIB

Data Ritel AS Menguat, Harga Emas Berjangka Menurun

Jumat, 17 September 2021 | 08:12 WIB

Transaksi Fisik Pasar Timah Melonjak

Kamis, 16 September 2021 | 22:29 WIB
X