Corona Mengganas, Program PEN Jadi Tumpuan UMKM

- Jumat, 16 Juli 2021 | 17:05 WIB
KI-KA (Atas Bawah): Susiwijono Moegiarso, Suwarsito, Yefta Surya Gunawan, Piter Abdullah, dan Eddy Satriya,dalam acara Virtual Discussion Cobisnis. (suaramerdeka.com / dok)
KI-KA (Atas Bawah): Susiwijono Moegiarso, Suwarsito, Yefta Surya Gunawan, Piter Abdullah, dan Eddy Satriya,dalam acara Virtual Discussion Cobisnis. (suaramerdeka.com / dok)

Dia menyebut ada 3 langkah pendekatan yang bisa dilakukan lembaga pengembang usaha mikro dan perbankan untuk mendukung UMKM agar naik kelas.

Pertama, dengan karateristik UMKM yang tidak bankable walaupun feasible (layak), bisa diatasi dengan upaya memberikan pelatihan dan pendampingan. Kemudian, langkah kedua adalah dengan melakukan pendekatan kelompok.

Risiko penyaluran bantuan modal, kredit, atau pun pembiayaan akan semakin kecil jika ada lebih banyak orang yang berkomitmen untuk menanggungnya.

“Jika ada yang tidak mampu membayar, anggota kelompok lain akan mampu menanggung beban risiko tersebut,” ungkapnya.

Ketiga, lanjut Piter, adalah dengan memberikan bantuan penjaminan dari pemerintah. Tujuannya agar pembiayaan di usaha mikro dan kecil bisa berjalan lancar.

Sedangkan, lembaga pemerintahan seperti Jamkrindo bisa membantu UMKM untuk memberikan jaminan pembiayaan.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Dongkrak Penjualan UMKM, Warung Serasi Resmi Dibuka

Selasa, 21 September 2021 | 21:57 WIB
X