Ajukan Pinjol untuk Biaya Pendidikan Anak? Bisa, Yuk! Simak Tipsnya

- Jumat, 16 Juli 2021 | 12:54 WIB
pinjol (foto ilustrasi: pikiran rakyat) (Antara)
pinjol (foto ilustrasi: pikiran rakyat) (Antara)


JAKARTA, suaramerdeka.com - Biaya pendidikan dalam negeri mengalami peningkatan sekitar 10 persen setiap tahunnya. Apabila orang tua tidak sejak dini mempersiapkan sarana pendidikan bagi anak tentu akan menjadi semakin sulit untuk dipenuhi.

Untuk menyiasatinya, beberapa orang mungkin memutuskan untuk menalangi biaya pendidikan yang sudah semakin dekat dengan mengajukan pinjaman online (pinjol).

Alasannya, produk pinjaman berbasis digital tersebut dapat diajukan kapan saja dan dengan syarat yang ringan. Selain itu, tidak ada batasan mengenai penggunaan dana pinjaman online oleh nasabah seperti yang seringkali ditemui pada pengajuan pinjaman konvensional.

Yang menjadi pertanyaan adalah, apakah bijak mengajukan pinjol ini untuk membayar biaya pendidikan? Nah, agar tak salah langkah dan berbuntut pada masalah keuangan yang semakin bikin pusing, simak tips ajukan pinjol terbaik untuk biayai pendidikan anak berikut ini.

1. Pinjol pada layanan terdaftar OJK lebih aman

Dalam mengajukan pinjaman online, memilih layanan yang terdaftar OJK adalah hal yang wajib dilakukan dan tak dapat diganggu gugat. Dengan memilih fintech yang resmi, Anda akan dihindarkan dari risiko bunga dan denda keterlambatan mencekik, hingga proses penagihan tak manusiawi oleh debt collector.

OJK pasti merilis daftar layanan pinjaman online yang resmi, terpercaya, dan aman untuk digunakan. Pengumuman mengenai perusahaan fintech terdaftar OJK tersebut bisa Anda lihat di situs resmi OJK. Selain itu, OJK juga rutin melakukan pemblokiran layanan pinjaman online yang terbukti ilegal dan memberikan kebijakan yang amat merugikan penggunanya.

2. Pilih fintech Pinjol yang transparan

Saat berada di situasi terdesak, hampir semua orang kehilangan kemampuan untuk berpikir secara jernih dan kritis. Hal inilah yang seringkali menjadi alasan banyak nasabah pinjaman online gegabah dalam memilih layanan. Karena desakan untuk bisa mendapatkan dana tunai dengan segera, tak sedikit orang yang asal menyetujui kontrak pinjaman tanpa memahami poin-poin yang dibahas di dalamnya.

Padahal, sebelum membubuhkan hitam di atas putih, ada beberapa hal penting seputar aktivitas pinjaman yang wajib Anda ketahui, seperti, tingkat bunga, denda keterlambatan, tenggat waktu pembayaran, tenor, hingga metode penagihan saat terjadi penunggakan. Masing-masing pinjaman online tentu memiliki kebijakan yang berbeda terhadap hal-hal tersebut.

Umumnya, informasi-informasi krusial tersebut akan dibeberkan oleh layanan pinjaman online yang legal dan terpercaya. Meski begitu, Anda tetap perlu memahaminya secara mendetail agar tak muncul penyesalan di kemudian hari. Tidak hanya itu, mencari tahu informasi tersebut juga dapat membantu Anda untuk membandingkan layanan pinjol agar mampu mengajukan pinjaman pada layanan yang terbaik dan paling menguntungkan.

3. Ajukan Pinjaman sesuai Kemampuan finansial

Anda tidak boleh mengajukan pinjaman online secara asal tanpa pertimbangan, meskipun itu untuk biaya pendidikan anak. Sama halnya dengan produk pinjaman lainnya, Anda diharuskan untuk membayar cicilan pinjol secara rutin setiap bulannya hingga lunas.

Bijaknya, tetap memperhitungkan dana pinjaman yang boleh diambil agar tak terlalu membebani kondisi finansial.

Para ahli financial planner, menganjurkan idealnya setiap orang hanya boleh memiliki beban cicilan sebesar 30 persen dari pendapatan bulanannya. Jika lebih dari itu, risiko kesulitan memenuhi kebutuhan lain yang tak kalah pentingnya dan mengacaukan keuangan akan menjadi sangat tinggi.

Agar bisa mendapatkan beban tagihan yang sesuai dengan kemampuan bayar setiap bulan, ada 3 hal yang perlu Anda pertimbangkan, yakni, nominal dana yang dipinjam, tingkat bunga, serta tenor pelunasan yang dipilih.

Ketiga hal tersebut memiliki pengaruh cukup besar terhadap cicilan pinjol yang nantinya Anda dapatkan. Bila perlu manfaatkan fasilitas simulasi kredit yang disediakan oleh penyedia pinjaman online untuk mendapatkan gambaran besarnya cicilan yang harus dibayar berdasarkan jumlah dana yang dipinjam dan jangka waktu pelunasan yang dipilih.

4. Pinjol Opsi Terakhir Penuhi Biaya Pendidikan

Sebagai kebutuhan pokok, sejatinya biaya pendidikan harus mampu Anda susun dan disiapkan melalui tabungan sejak dini. Dalam kata lain, kalau memang tidak benar-benar dibutuhkan, jadikan pinjol sebagai opsi terakhir untuk melunasi biaya pendidikan yang sudah tidak bisa ditunda lagi.

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Koperasi Mitra BI Ekspor Kopi ke Saudi Arabia

Jumat, 17 September 2021 | 20:35 WIB

Peran Dipertajam, Koperasi Sejenis Diminta Merger

Jumat, 17 September 2021 | 20:30 WIB

Kinerja PT KIW Tetap Positif di Masa Pandemi

Jumat, 17 September 2021 | 20:07 WIB

Pandemi, Pertumbuhan Investor Justru Makin Bersemi

Jumat, 17 September 2021 | 15:21 WIB
X