Pandemi Covid-19 Justru Membuat Tema Iklan dan Merk yang Ada Semakin Berkembang

- Jumat, 16 Juli 2021 | 05:05 WIB
Kantar Most Loved’ Indonesian Ramadhan Ad. (suaramerdeka.com / dok)
Kantar Most Loved’ Indonesian Ramadhan Ad. (suaramerdeka.com / dok)

“Keinginan untuk kembali ke budaya, komunitas, dan kesejahteraan diri kita sendiri mempengaruhi sifat tema, pesan, and narasi dari iklan itu sendiri,” kata dia.

Beberapa iklan menunjukkan bagaimana mereka dapat mengatasi situasi sulit dengan cara mengubah perspektif mereka.

Merk menemukan keseimbangan yang tepat antara ketegangan dengan hasil yang positif. Di akhir iklan, brand menawarkan sudut pandang yang baru dan membangun berdasarkan hal positif dan daya tahan. 

Nitin Sharma, Direktur Qualitative dan Cretaive Kantar Indonesia, menyatakan, tahun ini bahkan lebih sulit untuk membuat konten yang lebih menarik dan progresif.

“Iklan-iklan perlu bekerja keras untuk tetap relevan and berbeda di bawah aturan kreatifitas baru – untuk menjadi simbol atas ketahanan dan kasih sayang, untuk berbicara secara masuk akal (ataupun tidak masuk akal), dan untuk menyajikan konten humanis untuk mendorong pesan dan pengalaman yang lebih personal.”

Ummu Hani, Creative Lead Kantar Indonesia, menyebutkan, di tengah-tengah pandemi, Ramadan selalu menjadi titik untuk tumbuh bagi marketer. Melalui konten yang berarti dan berbeda, merk dapat selalu relevan dan memberikan nilai untuk konsumennya.

“Meskipun demikian, tema klise pandemi tidak lagi bekerja dengan baik. Menjadi hal yang penting bagi merk untuk memahami sentimen konsumen untuk membuat cerita yang dapat beresonansi dengan baik,” tandasnya.

Untuk Kantar Indonesia Most Loved Ramadan Ads 2021, 1.000 konsumen diminta untuk mengidentifikasi iklan Ramadan mana yang paling disukai dan untuk memahami bagaimana iklan-iklan tersebut terlihat menonjol dan terkoneksi secara dalam dengan konsumen.

Hasil menunjukkan bahwa di Ramadan 2021 ini, iklan dengan pelintiran cerdas dan menarik yang dikombinasikan dengan ide-ide yang berani, imaginatif, dan dekat dengan hati konsumen terlihat menonjol.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Faskes di Tanah Air Bisa Bersaing dengan Negara Maju

Kamis, 25 November 2021 | 14:25 WIB
X