BPS: Jumlah Penduduk Miskin Jateng Maret 2021 Turun 10,18 Ribu Orang

- Jumat, 16 Juli 2021 | 10:55 WIB
Foto dokumentasi BPS Jateng
Foto dokumentasi BPS Jateng


SEMARANG, suaramerdeka.com - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Tengah mencatat jumlah persentase penduduk miskin di Jawa Tengah pada bulan Maret 2021 sebesar 11,79 persen atau 4,11 juta jiwa. Atau turun 0,05 persen poin atau 10,18 ribu orang dibanding September 2020 sebesar 4,12 juta orang atau sebesar 11,84 persen.

Kepala BPS Provinsi Jawa Tengah Sentot Bangun Widoyono menjelaskan penurunan ini disebabkan oleh penurunan pada kelompok yang mendekati miskin. Dan secara tren di Jawa Tengah mengalami penurunan persentase penduduk miskin pada kurun Maret 2016-September 2019.

Namun adanya pandemi Covid-19 yang dirasakan mulai awal tahun 2020, berpengaruh terhadap angka kemiskinan yang terlihat dari kenaikan tingkat kemiskinan pada periode Maret 2020 sebesar 11,41 persen, disusul September 2020 sebanyak 11,84 persen.

Baca Juga: Arjen Robben Kembali Umumkan Pensiun dari Sepak Bola

“Namun pada Maret 2021 (tren kemiskinan) dapat kembali turun,” kata Sentot dalam rilisnya, yang disiarkan secara langsung melalui kanal Youtube BPS Jateng, Kamis 15 Juli 2021.

Dibandingkan dengan nasional, persentase penurunan kemiskinan Jawa Tengah juga sama diangka 0,05 persen. Jika di Jawa Tengah terjadi penurunan jumlah penduduk miskin hingga 10,18 ribu orang, maka nasional mengalami penurunan jumlah warga miskin sebesar 6,92 juta orang.

“Tentunya merupakan sumbangan yang baik dari Jawa Tengah dalam menurunkan angka kemiskinan nasional,” tuturnya.

Menurutnya dengan adanya program bantuan sosial, baik dari pemerintah pusat maupun pemerintah daerah, sangat membantu penduduk miskin pada masa pandemi. Terutama penduduk pada lapisan bawah sehingga dapat menurunkan tingkat kemiskinan.

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X