Angka Kemiskinan dan Pengangguran Berhasil Ditekan, Sri Mulyani Klaim Anggaran PEN Lindungi Kelompok Rentan

- Jumat, 16 Juli 2021 | 10:54 WIB
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (humas Setkab)
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (humas Setkab)


JAKARTA, suaramerdeka.com - Kenaikan angka kemiskinan dan pengangguran berhasil ditekan karena adanya anggaran perlindungan sosial sepanjang tahun lalu yang mencapai Rp216 Triliun. Menkeu Sri Mulyani mengklaim hal tersebut dalam dalam sidang paripurna DPR RI, Kamis, (15/7).

"Program perlindungan sosial yang diberikan pemerintah dalam PEN berhasil melindungi kelompok paling rentan," kata Sri Mulyani, seperti dikutip dari Antara.

Namun, Sri Mulyani mengungkapkan, meski lonjakan pengangguran bisa ditekan oleh dana PEN, tingkat pengangguran terbuka pada tahun lalu merupakan yang terburuk dalam enam tahun terakhir.

Tercatat, pada Agustus 2020, tingkat pengangguran mencapai 7,07% atau 9,8 juta orang, melonjak dibandingkan Maret 2020 yang mencapai 5,23% atau 7,01 juta orang.

Sri Mulyani juga mengatakan penyaluran bantuan sosial berhasil menjaga kenaikan tingkat kemiskinan. Tingkat kemiskinan pada Maret 2021 naik dari 9,78% pada Maret 2020 menjadi 10,14%. Sebanyak 1,12 juta orang jatuh miskin dalam setahun terakhir menjadi 27,54 juta orang.

Sementara angka ketimpangan pengeluaran penduduk atau rasio gini pada tahun lalu tercatat sebesar 0,385, naik tipis dibandingkan 2019 yang mencapai 0,38 dan 2019 sebesar 0,384.

Sri Mulyani mengatakan, hal menggembirakan bahkan ditunjukkan dari data IPM tahun lalu yang berhasil membaik sekalipun kenaikannya tipis. IPM pada 2020 masih melanjutkan pertumbuhan dan yang tertinggi sejak 2014 mencapai sebesar 71,94. Namun, kenaikannya hanya mencapai 0,02 poin dibandingkan 2019, terendah dalam lima tahun terakhir.

Kemenkeu mencatat realisasi penyaluran PEN pada tahun lalu mencapaiRp 575,8 triliun, atau 82,83% dari pagu Rp 695,2 triliun. Realisasi anggaran perlindungan sosial mencapai Rp 216,6 triliun atau 94% dari pagu Rp 230,21 triliun.

Pada tahun ini, pemerintah mengalokasikan anggaran perlindungan sosial sebesar Rp 153,86 triliun. Namun, Kementerian Keuangan siap menambah anggaran jika dibutuhkan untuk menangani Pandemi Covid-19 dan mengatasi dampaknya.

Halaman:

Editor: Edyna Ratna Nurmaya

Sumber: Antara

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X