Pandemi Melambat, Anggaran Penanganan Covid-19 di APBN Fokus Hadapi Tantangan Ekonomi

- Selasa, 30 Agustus 2022 | 20:59 WIB
Ilustrasi pandemi Covid-19 melambat, saatnya hadapi tantangan ekonomi. (Pixabay)
Ilustrasi pandemi Covid-19 melambat, saatnya hadapi tantangan ekonomi. (Pixabay)

JAKARTA, suaramerdeka.com - Pemerintah Indonesia berhasil menavigasi kondisi pandemi dengan sejumlah program yang dipuji dunia.

Indonesia lebih cepat pulih dan mencatat pertumbuhan ekonomi pada tahun kedua pandemi.

“Selama ini KPCPEN ada masa pandemi cukup menolong pemulihan ekonomi, dana yang digelontorkan bisa menahan laju pandemi yang begitu banyak menimbulkan korban. Namun mulai dari akhir tahun lalu sampai sekarang sudah mulai terasa pertumbuhan ekonomi,” kata Pengamat Kebijakan Publik Trubus Rahadiansyah.

Baca Juga: Dengar Untaian Kata Dewa Langit Bila Ingin Diikuti Rezeki Seperti 3 Zodiak Ini, Kuncinya Murah Hati

Sebelumnya Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC PEN) yang juga Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto berada di Singapura untuk memberikan kuliah publik di S Rajaratnam School of International Studies (RSIS).

“Untuk memberi Pemerintah ruang kebijakan manuver yang jauh lebih besar dalam menavigasi kesehatan dan tantangan ekonomi, kami mengintegrasikan kesehatan dan kebijakan ekonomi di bawah satu koordinasi Komite Panitia PC-PEN pada bulan Juli 2020,” Kata Airlangga, yang juga Ketua Umum Partai Golkar ini

Saat ini pandemi mulai melambat di Indonesia.

Baca Juga: Bersyukurlah 8 Zodiak Ini, Dikepung Keberuntungan, Bisnis Jalan Terus dan Cuan Menghampiri

KPCPEN, berhenti beroperasi tahun 2023. Anggaran penanganan Covid-19 pada 2023 di Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) akan fokus untuk menghadapi tantangan gejolak inflasi, krisis pangan, energi, utang dan perubahan iklim.

Alokasi anggaran di 2023 nanti diharapkan lebih tepat sasaran dan transparan.

Halaman:

Editor: Nugroho Wahyu Utomo

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X