Produsen Utama Berkompromi soal Pasokan, Harga Minyak Jatuh 2 Persen

Ant
- Kamis, 15 Juli 2021 | 10:24 WIB
Kilang Minyak. (Dariusz Kopestynski from Pixabay)
Kilang Minyak. (Dariusz Kopestynski from Pixabay)

NEW YORK, suaramerdeka.com - Produsen-produsen minyak utama global berkompromi tentang pasokan membuat harga minyak jatuh lebih dari dua persen pada akhir perdagangan Rabu (Kamis pagi WIB).

Mereka berkompromi setelah data AS menunjukkan permintaan sedikit melambat dalam minggu terakhir.

Untuk pengiriman September, minyak mentah berjangka Brent terpangkas 1,73 dolar AS atau 2,26 persen, menjadi ditutup pada 74,76 dolar AS per barel.

Baca Juga: Forum Tingkat Tinggi Dewan Ekonomi Sosial PBB, Ini 4 Pandangan Presiden Terkait SDGs

Untuk pengiriman Agustus, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) merosot 2,12 dolar AS atau 2,82 persen, menjadi menetap di 73,13 dolar AS per barel.

Harga minyak mentah telah melonjak ke level tertinggi yang tidak terlihat dalam hampir tiga tahun, namun di tengah kekhawatiran tentang kenaikan pasokan, akhir-akhir ini bergejolak.

Data Refinitiv Eikon menyebut, premi minyak mentah berjangka Brent terhadap minyak mentah berjangka West Texas Intermediate melebar ke level tertinggi sejak 6 Juli. Harga acuan minyak AS turun lebih tajam karena kekhawatiran permintaan.

Baca Juga: Ini Empat Manfaat Buah Stroberi yang Layak Diketahui

Minyak awalnya turun setelah Reuters melaporkan Arab Saudi dan Uni Emirat Arab mencapai kompromi yang akan membuka kesepakatan OPEC+ untuk meningkatkan pasokan minyak global saat dunia pulih dari pandemi virus corona.

Harga acuan turun lebih lanjut setelah data pemerintah AS menunjukkan permintaan bensin menurun jauh minggu lalu.

Halaman:

Editor: Andika Primasiwi

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Harga Emas Naik di Tengah Kekhawatiran Inflasi AS

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 08:48 WIB

Tekan Biaya Operasional Logistik dengan Dexlite

Kamis, 21 Oktober 2021 | 19:24 WIB
X